Kim Jong-un Kenalkan Putrinya ke Publik, Tanda-tanda Suksesi di Korut
Kim Ju Ae (kiri) bersama ayahnya yang juga Pemimpin Tertinggi Korea Utara meninjau salah satu hotel mewah di kawasan Samjiyon, Provinsi Ryanggang, Korut pada 20 Desember 2025. Foto: AFP/STR--
oganilir.co - Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mulai mengenalkan putrinya, Kim Ju Ae kepada publik, khususnya rakyat Korea Utara.
Kim Ju Ae melakukan kunjungan pertamanya ke mausoleum yang merupakan makam kakek dan buyutnya, para pemimpin Korea Utara. Apakah hal ini merupakan tanda-tanda suksesi penerus Kim Jong-un?
Dilansir AFP, pada Jumat (26/12/2025) lalu, Pyongyang telah secara signifikan meningkatkan uji coba rudal dalam beberapa tahun terakhir, yang menurut para analis, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serangan presisi, menantang Amerika Serikat serta Korea Selatan, dan menguji senjata sebelum mengekspornya ke Rusia.
BACA JUGA:Korut Larang Perempuan Operasi Payudara, Jika Melanggar, ini Sanksinya
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola pemerintah melaporkan Kim telah memerintahkan pabrik-pabrik yang dikunjunginya untuk bersiap menghadapi tahun yang sibuk di depan. Dia mengatakan mereka perlu 'memperluas kapasitas produksi secara keseluruhan" untuk mengimbangi permintaan dari angkatan bersenjata Pyongyang dan memerintahkan pembangunan pabrik amunisi baru'.
"Sektor produksi rudal dan peluru sangat penting dalam memperkuat pencegahan perang," kata Kim.
Siap Menghancurkan Musuh
Terbaru, Kim Jong-un mengklaim kemampuan sistem peluncur roket multiple buatan negaranya mampu "menghancurkan musuh". Klaim ini disampaikan Kim Jong-un ketika mengunjungi sebuah pabrik yang memproduksi sistem persenjataan tersebut.
BACA JUGA:Menhan AS Kunjungi Korsel, Korut Tembakkan Roket ke Laut Kuning
Kunjungan Kim Jong-un ke pabrik tersebut, seperti dilansir AFP, Selasa (30/12/2025), dilaporkan pada Selasa (30/12), atau sehari setelah Pyongyang mengumumkan telah melakukan uji tembak dua rudal jelajah jarak jauh strategis sebagai bentuk "kesiapan tempur" terhadap ancaman asing.
Didampingi oleh para pejabat tinggi dari program rudal Korut, menurut laporan kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) yang dikelola pemerintah, Kim Jong-un mengatakan sistem senjata baru tersebut akan berfungsi sebagai "sarana serangan utama" militer Korut.
Kim Jong-un, sebut KCNA, juga mengatakan bahwa sistem roket multiple itu merupakan "sistem senjata super ampuh karena dapat memusnahkan musuh melalui serangan mendadak dan tepat sasaran dengan akurasi tinggi dan daya hancur yang dahsyat".
BACA JUGA:Kim Jong-un Naik Kereta Lapis Baja Hadiri Parade Militer China, Intip Fasilitas di Dalamnya
Sistem persenjataan ini, menurut KCNA, akan "digunakan dalam jumlah besar untuk serangan terkonsentrasi dalam operasi-operasi militer".
Putri Kim Jong-un Kunjungi Mausoluem Kakek dan Buyut
Putri pemimpin Korea Utara, Kim Ju Ae, melakukan kunjungan pertamanya ke mausoleum yang merupakan makam kakek dan buyutnya, para pemimpin Korea Utara. Kunjungan Kim Ju Ae ini menandakan posisinya saat ini yang disebut-sebut akan menjadi pemimpin Korea Utara selanjutnya.
Sumber:

