Menang 2-0 Atas Parma, Inter Makin Kokoh di Puncak Klasemen Liga Italia
Laga Parma vs Inter Milan, Kamis dini hari WIB. Foto: Reuters/Daniele Mascolo--
PARMA, oganilir.co - Posisi Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia 2025-2026 belum tergoyahkan. Nerazzurri menang 2-0 di kandang Parma membuat posisi Inter makin kokoh.
Laga Parma vs Inter Milan dihelat di Ennio Tardini, Kamis 8 Januari 2026 dini hari WIB, Inter mencetak gol di masing-masing babak. Federico Dimarco di babak pertama, sementara Marcus Thuram di pengujung laga.
Inter Milan meraih enam kemenangan beruntun di Serie A dan masih ada di puncak klasemen dengan 42 poin dari 18 laga, unggul empat angka dari AC Milan di urutan kedua.
Sementara Parma di posisi ke-15 dengan 18 poin.
Jalannya pertandingan
BACA JUGA:Liga Italia 2025-2026 - Jamu Genoa, Sassuolo Kalah di Kandang, Jay Idzes Kalah Duel di Kotak Penalti
Sejak awal laga, Inter bermain dominan dengan mengandalkan Lautaro Martinez dan Francesco Esposito di lini serang. Mereka menciptakan 18 attempts dengan empat mengarah ke gawang.
Kesigapan Edoardo Corvi di bawah mistar Parma berhasil menyelamatkan Parma dari kalah besar. Ada tiga penyelamatan yang dilakukan Corvi di babak pertama.
Gol yang ditunggu Inter Milan baru tercipta pada menit ke-42 saat Dimarco mencatatkan namanya di papan skor. Esposito mengirimkan umpan kepada Dimarco yang langsung menembak bola ke sudut sempit tanpa bisa dihalau Corvi.
Gol sempat dianulir karena ada potensi offside dari Dimarco, tapi VAR mengesahkannya. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.
BACA JUGA:Liga Italia 2025-2026 - Milan Nyaris Dipermalukan Pisa, Zachary Athekame Jadi Pahlawan
Di babak kedua, Inter masih mendominasi permainan dengan menciptakan beberapa peluang. Salah satunya pada menit ke-67 saat Petar Susic dalam posisi satu lawan dengan satu dengan Corvi, tapi bola sepakannya melebar.
Inter masih kesulitan untuk menambah gol di babak kedua. Thuram dimasukkan menggantikan Esposito di sisa 11 menit pertandingan babak kedua.
Sementara, Lautaro ditarik keluar di menit ke-85 dan digantikan Yann Bisseck untuk memperkuat pertahanan. Ange-Yoann Bony sempat menjebol gawang mantan timnya pada menit ke-94 tapi dianulir wasit karena bola menyentuh tangan Thuram dalam prosesnya.
Inter akhirnya bisa menambah gol di menit ke-98 lewat Thuram. Thuram mendapat umpan lambung Nicolo Barella dan tinggal berhadapan dengan Corvi, sebelum mencungkil bola ke gawang.
Sumber:


