Perhatikan! Inilah Trik Ampuh Bersihkan Kain Pel Dekil : Hanya Gunakan Bahan Dapur
Cara Bersihkan Kain Pel --
oganilir.co - Memiliki hunian yang bersih tentu menjadi impian agar semua penghuni merasa betah. Salah satu kunci utamanya adalah kebersihan lantai. Biasanya, setelah menyapu, kita akan mengepel agar lantai makin mengilap. Namun, kunci lantai yang bersih sebenarnya ada pada kondisi kain pel yang digunakan. Kalau kain pelnya saja sudah menghitam dan penuh kuman, kotoran justru akan makin tersebar.
Karena sering dipakai, kain pel memang sangat mudah berubah warna jadi dekil dan lusuh. Banyak orang biasanya mengandalkan sitrun untuk memutihkan kembali kain tersebut. Meski ampuh mengangkat noda, sitrun terkadang bisa memicu iritasi jika terkena kulit sensitif secara berlebihan.
Bukan pakai sitrun, cukup gunakan satu bahan yang pasti ada di area dapur. Simak langkah-langkah praktisnya berikut ini:
Persiapan Larutan Pembersih :
1. Siapkan Air dan Bahan Utama: Isi ember dengan air, lalu tambahkan bahan dapur rahasia, yaitu sabun cuci piring.
2. Buat Busa: Aduk air dan sabun cuci piring tersebut.
Aduk-aduk sampai airnya jadi berbusa.
3. Tambahkan Penguat: Masukkan kain pel ke ember, lalu tambahkan satu sachet pemutih pakaian dan air panas secukupnya untuk hasil maksimal.
4. Proses Perendaman: Diamkan kain pel di dalam larutan tersebut selama beberapa saat.
"Kalau semua bahan sudah masuk semua, kita biarkan dulu selama 20 menit," ungkapnya.
Tahap Pembersihan :
Setelah direndam selama 20 menit, ambil kain pel dan sikat seluruh permukaannya. Berkat bantuan air panas dan sabun cuci piring, noda membandel yang tadinya menempel kuat akan lepas dengan mudah.
Terakhir, bilas dengan air mengalir dan peras hingga kering. kain pel kamu pun siap digunakan kembali dengan tampilan yang lebih cerah dan bersih.
FAQ Membersihkan kain pel
1. Mengapa sabun cuci piring efektif untuk mencuci kain pel?
sabun cuci piring dirancang khusus untuk memecah lemak dan minyak. Karena kotoran di lantai seringkali bercampur dengan residu berminyak, sabun ini lebih ampuh mengangkat noda dibanding deterjen biasa.
2. Apakah air panas wajib digunakan dalam proses ini?
Sangat disarankan. Air panas membantu membuka serat kain dan mempercepat reaksi pemutih serta sabun dalam melarutkan kotoran yang sudah mengeras atau mengering.
3. Bolehkah kain pel berwarna (bukan putih) dicuci dengan cara ini?
Hati-hati saat menambahkan pemutih pakaian. Jika kain pel kamu berwarna gelap, sebaiknya ganti pemutih dengan cuka putih atau tambahkan lebih banyak sabun cuci piring agar warnanya tidak luntur.
4. Berapa kali sebaiknya kain pel dicuci secara mendalam seperti ini?
Untuk menjaga kebersihan lantai secara optimal, lakukan pencucian mendalam minimal satu atau dua minggu sekali, tergantung seberapa sering kamu mengepel lantai.
5. Bagaimana cara mengeringkan kain pel agar tidak bau apek setelah dicuci?
Setelah dibilas dan diperas, jemurlah kain pel di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau memiliki sirkulasi udara yang baik. Pastikan benar-benar kering sebelum disimpan kembali.
Sumber:


