7 Tips Mudah Menjemur Pakaian di Musim Hujan agar Cepat Kering dan Tetap Harum
Menjemur Pakaian di Musim Hujan--
oganilir.co - Memasuki puncak musim hujan di tahun 2026, salah satu masalah domestik yang paling sering dikeluhkan adalah cucian yang tak kunjung kering.
Pakaian yang lembap terlalu lama tidak hanya menimbulkan bau apek yang mengganggu, tetapi juga menjadi sarang pertumbuhan jamur dan bakteri yang berbahaya bagi kulit.
Jangan biarkan jemuran menumpuk hingga berminggu-minggu. Dengan teknik yang tepat dan pemanfaatan alat rumah tangga yang ada, Anda bisa memastikan pakaian keluarga tetap kering sempurna meski matahari jarang menampakkan diri. Berikut adalah panduan praktisnya.
1. Maksimalkan Putaran Mesin Cuci (Extra Spin)
Langkah pertama dimulai sejak di dalam mesin. Jika mesin cuci Anda memiliki fitur extra spin, gunakanlah. Melakukan dua kali putaran pengeringan dapat membuang sisa air lebih banyak hingga serat kain hanya terasa lembap saat dikeluarkan, bukan basah kuyup.
BACA JUGA:Simak! Ini Cara Mudah Mengatasi Pakaian Putih dan Menghilangkan Noda Kuning
BACA JUGA:Tips Menggunakan Sitrun untuk Mengatasi Noda pada Pakaian
2. Gunakan Teknik Menjemur "V-Shape" atau Berjarak
Kunci dari pakaian cepat kering adalah sirkulasi udara. Jangan menjemur pakaian terlalu rapat. Berikan jarak minimal 5-10 cm antar hanger.
Gunakan pola "V-Shape" (pakaian pendek di tengah, pakaian panjang di pinggir) pada rak jemuran untuk menciptakan lorong udara alami yang lebih lancar di bagian bawah.
3. Manfaatkan Hanger dan Balik Pakaian
Menjemur dengan cara menyampirkan pakaian langsung pada bilah jemuran akan membuat bagian tengah lebih lama kering.
Selalu gunakan hanger (gantungan baju) agar ada rongga udara di bagian dalam pakaian. Jangan lupa untuk membalik pakaian (bagian dalam di luar) agar area kantong dan jahitan tebal lebih cepat terkena udara.
BACA JUGA:10 Tips Mencuci Pakaian Agar Bersih dan Wangi Tahan Lama Seperti di Laundry
BACA JUGA:Inilah 6 Tips Mengatasi Bau Apek di Lemari Pakaian
4. Letakkan Dekat Area Sirkulasi Udara Aktif
Jika terpaksa menjemur di dalam ruangan (indoor), letakkan jemuran di area yang memiliki aliran udara paling kuat, seperti di bawah kipas angin atau dekat ventilasi.
Jika Anda memiliki AC, menjemur di dalam ruangan ber-AC justru lebih cepat kering karena AC menyerap kelembapan udara (dehumidifying).
5. Teknik "Handuk Kering" untuk Pakaian Tebal
Untuk pakaian berbahan tebal seperti jeans atau jaket, gunakan teknik handuk. Letakkan pakaian basah di atas handuk kering yang tebal, gulung dengan kencang, lalu tekan-tekan atau injak perlahan. Handuk akan menyerap sisa air secara signifikan sebelum pakaian digantung.
6. Gunakan Lampu Tungsten atau Dehumidifier
Di tahun 2026, penggunaan dehumidifier (alat penyerap kelembapan) menjadi sangat populer di rumah tangga urban.
BACA JUGA:Pakaian Kamu Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Simak Ini Sebabnya
BACA JUGA:Tips Mudah Menghilangkan Bau Urine Kucing dari Pakaian
Menyalakan alat ini di ruang jemuran akan menarik air dari udara, sehingga pakaian kering lebih cepat secara alami. Sebagai alternatif murah, menjemur di bawah lampu kuning (tungsten) juga memberikan efek panas tambahan.
7. Setrika Setengah Kering (Jika Mendesak)
Jika pakaian sudah 80% kering namun terasa lembap di bagian kerah, jangan ragu untuk menyetrikanya. Suap panas dari setrika akan menguapkan sisa air seketika.
Namun, segera jemur kembali atau gantung di tempat terbuka setelah disetrika agar sisa uap panasnya hilang sebelum masuk lemari.
Sumber:


