Simak! Ini 4 Jenis Pantangan di Tahun Baru Imlek yang Masih Diyakini Orang-Orang China
Pantangan di Tahun Baru Imlek--
oganilir.co - Tahun Baru Imlek jatuh pada Hari Selasa, 17 Februari 2026. Menjelang hingga pasca Imlek, banyak orang yang merayakannya. Entah berkunjung ke sanak saudara atau menghabiskan waktu untuk berlibur. Bahkan, tak jarang masih banyak masyarakat yang menyelenggarakan tradisi-tradisi unik untuk merayakan Imlek.
Di saat orang berbondong-bondong berusaha mengabadikan momen Tahun Baru Imlek dengan meriah, tahukah Beauties tentang pantangan Imlek? Sebagian orang China masih mempercayai tentang hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan saat Tahun Baru Imlek. Apa sajakah itu?
1. Menggunakan Pakaian Berwarna Putih
Warna putih sering dikaitkan sebagai warna yang memberikan kesan timeless, elegan, dan bersih. Namun sayangnya, warna tersebut dikecualikan dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
Warna memainkan peran simbolis. Mengutip South China Morning Post, warna dominan Tahun Baru Imlek adalah merah, yang melambangkan keberuntungan dan kegembiraan, sedangkan putih dikaitkan dengan dukacita.
BACA JUGA:Inilah 7 Kebiasaan Sederhana yang Dipercaya Membawa Keberuntungan di Tahun Baru
BACA JUGA:Simak! Ini Cara 7 Zodiak Menemukan Ketenangan Batin
2. Mengucapkan Kata Negatif saat Percakapan
Mengucapkan frasa atau kata negatif memang bisa mempengaruhi vibrasi dalam diri. Bahasa diyakini membawa kekuatan yang signifikan, terutama di awal tahun baru.
Istilah-istilah negatif seperti kematian, sakit, hantu dianggap tabu. Konsep seperti kekosongan, kehilangan, dan kelangkaan juga biasanya dihindari dalam percakapan. Ketika merujuk pada seseorang yang telah meninggal, orang biasanya mengatakan “mereka telah tiada” ketimbang menyebutkan kematian secara eksplisit.
3. Membeli dan/atau Memberikan Hadiah Berupa Arloji, Sepatu, dan Gunting
Berbagi hadiah saat Imlek adalah tradisi yang sangat umum dilakukan oleh orang-orang. Pertanyaannya, hadiah apa yang sering Kamu berikan? Masih merujuk South China Morning Post, pantang menghadiahi seseorang berupa arloji, sepatu, hingga gunting saat Imlek.
Jam dan arloji dianggap tabu karena “memberi jam” dalam bahasa Tiongkok terdengar seperti menghadiri ritual pemakaman seseorang. Benda tajam seperti gunting juga dihindari karena melambangkan putusnya hubungan.
Selain itu, sepatu dianggap sebagai hadiah yang tidak pantas karena kata “sepatu” terdengar seperti “jahat” atau “nasib buruk” dalam bahasa Cina.
4. Mencuci atau Memotong Rambut
Tahun Baru bukan berarti gaya rambut harus baru. Itulah yang diterapkan orang Cina ketika menyambut Tahun Baru Imlek. Dalam budaya Tiongkok, kepala seseorang dikaitkan dengan permulaan.
Dalam bahasa Mandarin, rambut memiliki karakter yang sama dengan fa dalam Fa Cai yang artinya “kesejahteraan” atau "Kemakmuran." Memotong rambut atau mencuci rambut dianggap sebagai mencuci keberuntungan dan nasib baik seseorang, mengutip TimeOut.
Itulah pantangan yang masih sering menggema di orang-orang Cina ketika Tahun Baru Imlek datang. Gong Xie Fa Cai.
Sumber:


