Simak! Inilah 8 Manfaat Sahur bagi Kesehatan

Simak! Inilah 8 Manfaat Sahur bagi Kesehatan

Manfaat sahur--

oganilir.co - Manfaat sahur bukan sekadar untuk mengganjal perut sebelum puasa dimulai. Pemilihan menu sahur yang sehat sangat berperan dalam menjaga energi, konsentrasi, serta daya tahan tubuh selama berpuasa. Dengan sahur yang tepat, Anda dapat melalui hari puasa dengan tubuh yang tetap bugar dan aktif.

Bagi sebagian orang, sahur kerap dianggap sekadar rutinitas, bahkan tidak jarang memilih untuk melewatkan makan sahur. Padahal, sahur memiliki peran penting dalam mencegah kelelahan, dehidrasi, serta menurunkan risiko gangguan pencernaan selama berpuasa.

Terutama pada lansia atau individu dengan kondisi medis tertentu, manfaat sahur dapat sangat menentukan kondisi kesehatan saat menahan lapar dan haus dalam waktu yang panjang.

Beragam Manfaat sahur bagi Kesehatan Saat Puasa

Berikut beragam manfaat sahur yang jarang diketahui:

1. Menjaga stamina tubuh

Manfaat sahur yang utama adalah membantu menyediakan cadangan energi yang cukup, sehingga Anda tetap kuat beraktivitas hingga waktu berbuka. Dengan asupan nutrisi dari makanan sahur, Anda dapat terhindar dari rasa lesu, mudah mengantuk, dan penurunan konsentrasi yang sering muncul di siang hari.

2. Membantu keseimbangan cairan tubuh

Manfaat sahur juga penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh selama puasa. Minum air putih saat sahur dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sehingga manfaat sahur ini membantu mencegah dehidrasi yang bisa menyebabkan sakit kepala, lemas, dan sulit fokus.

3. Mengontrol nafsu makan saat berbuka

Manfaat sahur berikutnya adalah membantu mengendalikan rasa lapar saat waktu berbuka tiba. Dengan sahur, perut tidak terlalu kosong sehingga Anda lebih mampu mengatur porsi makan dan terhindar dari makan berlebihan. 

Melalui manfaat sahur ini, risiko lonjakan gula darah serta gangguan pencernaan, seperti perut kembung atau nyeri ulu hati, juga dapat dikurangi.

4. Mendukung kesehatan pencernaan

Salah satu manfaat sahur adalah membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Menu sahur yang kaya serat dari sayur dan buah, serta dilengkapi sumber protein seperti ayam atau ikan, dapat membantu mencegah sembelit dan menjaga fungsi saluran cerna tetap optimal selama berpuasa.

5. Memperkuat daya tahan tubuh

Rutin makan sahur dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting, seperti protein, vitamin, dan mineral, yang berperan dalam menjaga sistem imun tetap kuat. Dengan asupan yang cukup saat sahur, tubuh menjadi lebih siap dan lebih tahan terhadap penyakit selama menjalani puasa.

6. Menjaga kestabilan gula darah

Makan sahur memberi tubuh asupan energi sebelum berpuasa, sehingga kadar gula darah tetap stabil. Jika sahur dilewatkan, tubuh tidak memiliki cukup cadangan energi dan gula darah bisa turun lebih cepat. Akibatnya, Anda lebih mudah merasa lemas, pusing, dan sulit berkonsentrasi saat beraktivitas.

Oleh sebab itu, mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dapat membantu menjaga kestabilan gula darah sehingga tubuh tetap bertenaga dan nyaman menjalani puasa hingga waktu berbuka. Hal ini sangat penting bagi penderita diabetes, karena melewatkan sahur dapat meningkatkan risiko gula darah turun terlalu rendah (hipoglikemia) atau justru tidak terkontrol.

7. Menjaga konsentrasi dan fokus

Manfaat sahur juga sangat berpengaruh pada fungsi otak, karena asupan makanan bergizi saat sahur menunjang kemampuan berpikir dan konsentrasi. Dengan demikian, Anda tetap dapat belajar maupun bekerja secara optimal selama puasa.

8. Menjaga kesehatan lambung

Manfaat sahur membantu mengurangi risiko naiknya asam lambung yang dapat terjadi ketika perut kosong terlalu lama saat berpuasa. Dengan makan sahur, produksi asam lambung lebih terkontrol sehingga dapat membantu mencegah keluhan maag, seperti nyeri ulu hati, mual, atau rasa perih di lambung selama menjalani puasa.

Pada dasarnya, manfaat sahur akan optimal jika menu yang dipilih seimbang dan asupan cairan tercukupi. Justru gangguan kesehatan bisa muncul bila asupan saat sahur terlalu sedikit, berlebihan, tinggi gula, atau kurang cairan. 

Sumber: