BACA JUGA:Mukernas PPP Tanpa Pemilihan Calon Ketua, Muktamar Digelar usai Lebaran 2025
Qoyum menegaskan hal ini sesuai dengan Ketetapan Musyawarah Kerja Nasional PPP II No 04/TAP/MUKERNAS-II PPP/XII/2024 yaitu pertama, Pelaksanaan Muktamar X PPP akan diselenggarakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 H, dan diserahkan kepada DPP. Kedua, tempat pelaksanaan Muktamar X PPP diserahkan kepada DPP. Ketiga, DPP PPP akan menindaklanjuti Transformasi PPP untuk Indonesia sebagai tema dalam Muktamar X dan hasil sidang komisi menjadi rujukan penyusunan peta jalan Partai Persatuan Pembangunan.
Ketetapan tersebut ditandatangani Ketua Sidang Dr Amir Uskara dan Sekretaris Sidang Dr Abdul Qoyum dan sebagai anggota sidang pleno Ir Aunur Rofiq. Qoyum menambahkan selanjutnya dalam Rapat Harian DPP pada 17 Maret 2025 diputuskan bahwa Muktamar dilaksanakan pada Agustus-September 2025.
Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie menambahkan aspirasi untuk agenda perubahan itu juga muncul dari para Kiai.
BACA JUGA:Mukernas PPP Tanpa Pemilihan Calon Ketua, Muktamar Digelar usai Lebaran 2025
"Para Kiai banyak yang menitipkan agenda perubahan kepada kami dan kami teruskan kepada Sekjen Arwani Thomafi," jelasnya.
Dalam Halaqoh Ulama dan Kader PPP di Pesantren Fadhlul Fadhlan Kota Semarang pada 3 Mei 2025, para Kiai yang hadir juga mendorong agenda perubahan. Dalam Halaqoh tersebut hadir Ketua Majlis Syariah DPP KH Mustofa Aqil Siraj, Anggota Majlis Kehormatan DPP KH Abdullah Ubab Maemun, Wakil Ketua Majlis Syariah DPP KH Haris Sodaqoh, Wakil Ketua Majlis Syariah Habib Ahmad Idrus Al Habsy, Tokoh PPP yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maemun, Wakil Ketua Majlis Syariah KH Mahin Thoha, Sekretaris Majlis Syariah DPP KH Fadhlan Musyafa, Wakil Ketua Majlis Syariah KH Mursyid Qori. Hadir juga Ketua Majlis Pertimbangan DPP M Romahurmuzy dan tokoh Kiai muda PPP KH Idror Maemun.
Ketua DPW PPP Kalimantan Tengah Awaludin menyampaikan perbedaan pendapat dan pilihan adalah hal biasa dan harus dibingkai dalam koridor saling menghormati dan menguatkan untuk kebesaran partai. Ada 670 suara dari DPW dan DPC di Muktamar nanti yang jika ada perbedaan harus saling menghormati.
BACA JUGA:Ribuan PPPK OKI Ikuti Orientasi 2024, Kenalkan Nilai Tugas dan Fungsi ASN
"Semua proses dan apapun keputusan dalam Muktamar nanti harus kita hormati dan dukung sepenuhnya untuk kebesaran PPP," jelasnya.
Sementara Ketua DPW PPP Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Babel Helyana yang juga Wakil Gubernur Babel sepakat agar seluruh kader PPP menyambut Muktamar dengan tetap menjaga iklim sejuk dan kondusif. Karena, lanjut dia, pada akhirnya apapun hasil yang terbaik yang diputuskan di Muktamar. (detik.com/dri)