Mboko, yang saat ini berada di peringkat 13 WTA Tour, telah mengalahkan Rybakina dalam perjalanan menuju gelar pertamanya di National Bank Open di Montreal Agustus lalu.
Namun, petenis peringkat tiga dunia itu yang memasuki pertandingan dengan lebih unggul 2-1 dalam catatan head to head mereka, setelah mengalahkan Mboko di Washington dan Tokyo tahun lalu.
BACA JUGA:Raih Gelar Cincinnati Open 2025, Iga Swiatek Ucapkan Terima Kasih Kepada Tim
Pertemuan keempat mereka dimulai dengan Mboko unggul 2-0, tetapi kemudian Rybakina memenangi lima dari enam gim berikutnya untuk unggul 5-3. Mboko kembali membalikkan momentum, memenangi empat gim berturut-turut untuk merebut set pertama 7-5.
Rybakina merespons di set kedua, mematahkan servis di awal untuk unggul 3-1. Mboko membalas dengan mematahkan servis untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3, tetapi petenis Kazakhstan itu kembali menyerang dan mempertahankan keunggulan untuk menutup set dengan skor 6-4.
Rybakina mematahkan servis sekali lagi di gim kelima untuk unggul 4-2 di set penentu, tetapi Mboko kembali meningkatkan level permainannya. Dalam posisi terdesak, ia tetap agresif dan berhasil membalas dengan mematahkan servis Rybakina untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
BACA JUGA:Menang di Babak Pertama Australian Open 2026, Janice Tjen Jadi Perhatian Akun Medsos French Open
Mboko mendapatkan match point, melepaskan pukulan backhand yang keras, memaksa Rybakina melakukan kesalahan ke net dan mengamankan kemenangan 7-5, 4-6, 6-4 dalam waktu dua jam 23 menit.
"Sebelum pertandingan, saya tahu saya harus memberikan perlawanan yang sangat sengit," kata Mboko.
"Dia baru saja memenangi Australian Open, saya sebelumnya telah bermain melawannya tiga kali, jadi saya pikir saya tahu apa yang harus saya harapkan sebelum pertandingan, dan itu sama sekali tidak akan mudah."
"Saya merasa kami berdua mengalami pasang surut dalam pertandingan. Mungkin kami berdua tidak memulai dengan baik," ujar petenis berusia 19 tahun itu.
BACA JUGA:Janice Tjen tak Menyangka Peringkatnya Mendekati 50 Besar Dunia
"Saya pikir ketika Anda tidak merasa dalam kondisi terbaik dan hanya berusaha melewatinya, saya pikir rasanya menyenangkan ketika Anda mampu melewatinya."
Mboko menambahkan bahwa ia sendiri terkejut karena mampu mematahkan servis Rybakina, yang ia gambarkan sebagai yang terbaik di tur, pada momen-momen kritis dalam pertandingan.
"Saya pikir dia adalah pemain dengan servis terbaik di tur. Saya pikir baginya untuk mempertahankan servis akan jauh lebih mudah daripada bagi saya. Maksud saya, tidak terlalu banyak menaruh harapan pada diri sendiri untuk terus mempertahankan servis setiap saat secara konsisten," ujar Mboko.
BACA JUGA:Juara Chennai Open 2025, Janice Tjen Puji Lawannya di Final