oganilir.co - Mungkin baru kali ini terjadi bentrok massal antara dua tim sepak bola saat pertandingan tengah berlangsung. Bentrok massal yang melibatkan dua tim sepak bola terjadi pada laga final Kejuaraan Negara Bagian Mineiro, Belo Horizonte, Brasil, Senin (9/3) WIB antara Cruzeiro vs Atletico Mineiro. Buntut dari perkelahian massal itu, 23 pemain mendapatkan kartu merah. Demikian dikutip dari BBC.
Cruzeiro keluar menjadi pemenang berkat gol semata wayang yang dibukukan Kaio Jorge untuk membawa mereka menang 1-0. Tim yang diasuh mantan pelatih timnas Brasil, Tite, itu menjadi juara negara bagian Minas Gerais untuk pertama kalinya sejak 2019.
Namun pertandingan itu ternoda oleh keributan hebat pada fase akhir laga, yang memaksa petugas keamanan dan polisi militer turun tangan mengendalikan situasi. Keributan itu kemudian berujung pada diberikannya kartu merah kepada 23 pemain secara retrospektif.
BACA JUGA:Duel Panas Tottenham Hotspur vs Liverpool, 2 Kartu Merah Keluar
Awal keributan terjadi saat kiper Atletico Everson mendorong gelandang Cruzeiro, Christian, hingga terjatuh, setelah kedua pemain itu bertubrukan saat mengejar bola. Sang kiper kemudian menekan Christian dengan lututnya.
Rekan-rekan setim Christian segera mengejar Everson dan mendorong kiper tersebut hingga mengenai tiang gawang. Hal itu lantas memicu keributan lebih luas ketika pemain lain ikut terlibat.
Wasit Matheus Delgado Candancan dilaporkan tidak memberikan kartu merah saat pertandingan berlangsung. Namun dikutip dari media Brasil, Globo, dilaporkan bahwa 23 pemain akhirnya diganjar kartu merah setelah pertandingan, karena wasit tidak dapat memperlihatkan kartu saat keributan terjadi.
BACA JUGA:Carabao Cup - Jadi Pahlawan Liverpool, Ekitike Diganjar Kartu Merah, ini Penyebabnya
Tercatat ada 12 pemain Cruzeiro yang mendapat kartu merah, termasuk Kaio Jorge. Sementara itu 11 pemain Atletico mendapat kartu merah, termasuk mantan bek Atletico Madrid dan Nottingham Forest, Renan Lodi.
Meski sangat banyak kartu merah yang diberikan wasit pada pertandingan kompetisi Brasil itu, namun rekor kartu merah terbanyak dalam satu laga sepak bola senior masih dipegang oleh pertandingan divisi kelima Argentina antara Atletico Clayploe dan Victoriano Arenas pada 2011.
Pada pertandingan itu, 36 pemain yang terlibat diusir keluar lapangan sebagai konsekuensi dari perkelahian massal.
BACA JUGA:Kartu Merah Diobral, Inter Miami Menang Adu Penalti Atas Necaxa di Leagues Cup 2025
Baik Atletico maupun Cruzeiro sama sekali belum meraih kemenangan dari empat pertandingan awal musim Liga Brasil Serie A musim ini. Atletico tercatat berada di posisi ke-17, sedangkan Cruzeiro menghuni posisi ke-19 di klasemen sementara. (antaranews.com/dri)