OKU –OGANILIR.CO-Seorang warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) nyaris menjadi bulan-bulanan hewas buas berupa Beruang.
Peristiwa tersebut menimpa seorang petani berinisial R (55 tahun), warga Desa Rantau Kumpai, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, pada Rabu 15 April 2026 sekira pukul 11.10 WIB. Saat itu, korban tengah menyadap karet di kawasan hutan Air Pohal dan secara tiba-tiba diserang oleh seekor beruang.
Akibatnya korban mengalami luka robek di Kaki kanan dan jari tangan kiri, dan dirawat di RSUD Setempat .
Kapolres Ogan Komering Ulu, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., langsung menginstruksikan jajaran Polsek Sosoh Buay Rayap untuk memberikan pendampingan kepada korban serta memastikan penanganan medis berjalan optimal.
BACA JUGA:6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung, ini Kasusnya
Personel kepolisian bergerak cepat mengevakuasi korban dan memastikan yang bersangkutan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja setelah mengalami luka gigitan pada betis kanan dan luka cakaran pada tangan kiri.
Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Tidak hanya fokus pada penegakan hukum, Polda Sumsel juga hadir dalam situasi darurat guna memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal kepada warga.
Sebagai langkah lanjutan, Polres OKU telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menangani keberadaan satwa liar di wilayah tersebut. Selain itu, personel Bhabinkamtibmas turut dikerahkan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan hutan.
BACA JUGA:Lebanon-Israel Gencatan Senjata 10 Hari, ini Waktu Berlakunya
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melalui jajarannya menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan direspons secara cepat dan profesional, baik terkait gangguan kamtibmas maupun kondisi darurat lainnya.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa aksi cepat ini merupakan implementasi dari semangat pelayanan humanis Polri.
“Kami memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik, termasuk dalam menghadapi ancaman binatang buas. Kami juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor melalui Call Center 110 apabila menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
BACA JUGA:Pemerintah tak Naikkan BBM Subsidi, Bahlil: Semoga Tidak Naik Selamanya
Kehadiran cepat aparat kepolisian serta sinergi dengan instansi terkait diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mencegah terjadinya insiden serupa di kemudian hari.
Polda Sumsel terus berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektoral guna menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat di seluruh wilayah Sumsel.(Sid)