Bangunan Megah di Kalimantan itu Ternyata Milik Sultan Brunei

Bangunan Megah di Kalimantan itu Ternyata Milik Sultan Brunei

Istana Nurul Iman.--

Istana ini dibangun oleh Ayala Corporation dan selesai pada tahun 1984 dengan total biaya sekitar US$ 1,4 miliar atau sekarang setara dengan Rp23 triliun (kurs Rp 17.014). Namun, pada masa itu, tentu nominalnya lebih rendah.

Arsitek yang ditunjuk untuk mendesain adalah arsitek asal Filipina Leandro Locsin. Arsitektur yang dipilih adalah gabungan gaya Melayu dengan kubah dan arsitektur Islam (lengkungan emas dan kubah) dengan fitur arsitektur Eropa modern.

Salah satu material yang dipakai adalah emas asli pada kubah bangunannya. Lalu, interiornya memakai material premium, mulai dari emas, marmer, granit, sutra dari China, dan kaca dari Inggris.

BACA JUGA:Gedung Parlemen Inggris Akan Direnovasi dengan Anggaran Fantastis, Jangka Waktu 61 Tahun

Istana ini hanya dibuka sekali dalam setahun, yakni selama Hari Raya Idulfitri. Masyarakat Brunei dan wisatawan diperbolehkan masuk ke dalam. Jika ingin melihat dari dekat bangunannya, wisatawan bisa melalui pelayaran di sepanjang Sungai Brunei.

Istana Nurul Iman terakhir kali menarik perhatian saat Brunei Darussalam menggelar pernikahan Pangeran Abdul Mateen dengan Anisha Rosnah pada 2024 lalu. (detik.com/dri)

 

Sumber: