Mangkrak 18 Tahun, Gedung Tertinggi di Dunia itu Hampir Rampung, ini Ketinggiannya
Goldin Finance 117 dikelilingi gedung bertingkat lainnya di Tianjin. Foto: China Photo Press--
TIANJIN, oganilir.co - Pembangunan gedung tertinggi di dunia Goldin Finance 117 yang sempat mangkrak selama 18 tahun, kembali dilanjutkan. Kini gedung tersebut pembangunannya hampir selesai setelah 18 tahun.
Menurut Rekor Dunia Guinness, gedung pencakar langit di Tianjin, China ini merupakan gedung tertinggi tak berpenghuni. Desain bangunan menjulang setinggi 596 meter.
Dilansir dari Newsweek, media lokal China melaporkan struktur mahkota berbentuk berlian seberat 7,6 ton mulai dipasang di puncak gedung pada akhir Maret lalu. Struktur baja tersebut kemajuan besar sejak pembangunan dilanjutkan pada April 2025.
Kemudian, proses penyewaan untuk menara utama sebagian besar telah selesai. Ada 17 perusahaan mendaftar untuk sewa, yakni terdiri dari tujuh perusahaan milik negara dan sepuluh perusahaan swasta.
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Berikan Dana Hibah untuk Pembangunan Gedung FISIP Unsri
Gedung yang mulai dibangun 18 tahun lalu hingga kini masih dalam proses pembangunan. Proyek ini dimulai pada 2008 tetapi terhenti pada 2015 akibat masalah finansial. Goldin Finance 117 awalnya dicanangkan menjadi gedung pencakar langit tertinggi di China, dikutip dari CNN Style.
Pada 2015, pasar saham China jatuh hingga berdampak pada pengembang gedung, yaitu Goldin Properties Holdings yang berbasis di Hong Kong terdampak. Perusahaan pengembang yang didirikan oleh Pan Sutong, salah satu pengusaha terkaya di Hong Kong, mengalami likuidasi.
Dilansir dari Architectural Digest, gedung mangkrak ini berubah menjadi simbol krisis properti di China. Krisis muncul akibat investasi berlebihan pada realestat serta pinjaman tidak bijak oleh pengembang.
BACA JUGA:Gedung Parlemen Inggris Akan Direnovasi dengan Anggaran Fantastis, Jangka Waktu 61 Tahun
Konstruksi pembangunan gedung akhirnya dikabarkan berlanjut pada April 2025 lalu. Proyek dilanjutkan setelah hampir satu dekade mangkrak. Gedung Goldin Finance 117 ini diperkirakan rampung pada 2027.
Selain itu, arsitek P&T Group mengatakan bangunan tersebut dibuat menggunakan kolom mega untuk melindungi terjangan angin dan gempa bumi. Bangunan ini direncanakan berisi perkantoran dan hotel bintang lima di lantai atas. Puncak gedung memiliki atrium berbentuk berlian berisi kolam renang dan dek observasi.
Izin konstruksi baru mencatatkan nilai kontrak hampir mencapai 569 juta yuan atau sekitar Rp1,4 triliun (kurs Rp2.513,9). Hal ini mengindikasi nama pengembang yang sudah tidak beroperasi lagi itu mungkin telah dihapus dari nama gedung, menurut media pemerintah China. (detik.com/dri)
Sumber:


