Debit Air di Dua Kecamatan Ogan Ilir Meningkat, Waspada Banjir

Debit Air di Dua Kecamatan Ogan Ilir Meningkat, Waspada Banjir

Pengecekan Debit air sungai oleh personel Polres Ogan Ilir --

OGANILIR.CO- Debit air sungai diwilayah Dua kecamatan  di Kabupaten Ogan Ilir,  mulai menunjukkan tanda peningkatan  yang berpotensi terjadi banjir.

Dua kecamatan  tersebut,  yakni Kecamatan Tanjung  Batu dan Kecamatan  Pemulutan  Kabupaten  Ogan Ilir.

Demikian  hasil pengecekan debit  air sungai secara langsung oleh  personel Polres Ogan Ilir  di Dua Polseknya

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman, khususnya dalam menghadapi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko bencana alam.

BACA JUGA:Korem 044/Gapo Gelar Upacara Bendera 17-an, Jadilah Prajurit Prima

Dari hasil pengecekan di sejumlah titik rawan, debit air di wilayah hukum Polsek Tanjung Batu terpantau masih dalam keadaan normal. Ketinggian air berkisar antara kurang lebih 2 hingga 3,5 meter dari permukaan tanah dan belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang mengkhawatirkan.

Selain itu, hasil monitoring juga memastikan tidak ditemukan adanya kejadian tanah longsor di wilayah hukum Polsek Tanjung Batu.

Selama kegiatan berlangsung, tidak terdapat laporan bencana alam, orang tenggelam, maupun kejadian tanah longsor di wilayah tersebut dan sekitarnya.

BACA JUGA:Gempa Landa Anyer, ini Kekuatannya

Kapolsek Tanjung Batu IPTU Iwanto Putra, S.T., melalui kegiatan ini turut mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada serta siap berperan aktif dalam penanggulangan dan pengendalian bahaya banjir.

Masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana di lingkungannya.

Di Polsek Pemulutan Polres Ogan Ilir juga melaksanakan kegiatan pengecekan arus dan debit air sungai di wilayah hukumnya, Minggu  sore 18 Januari 2026.

BACA JUGA:Gunung Ile Lewotolok Erupsi Pagi ini, Tinggi Kolom Abu Mencapai 400 Meter

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi potensi banjir menyusul tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Pengecekan dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB dengan menyasar dua aliran sungai utama, yakni Sungai Ogan dan Sungai Pemulutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Pemulutan, Aipda Ismet dan Brigpol Riski, dengan fokus pemantauan pada kondisi debit air, kecepatan arus, serta aktivitas masyarakat di sekitar sungai.

Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa debit air di Sungai Ogan dan Sungai Pemulutan mengalami peningkatan dan arus terpantau cukup deras.

BACA JUGA:Anda Ingin Melanjutkan S2 dan S3 di ITS? Angka Nitisastro Berikan Beasiswa, ini Syaratnya

Meski demikian, kondisi sungai masih dalam batas normal dan hingga saat ini belum ditemukan adanya desa yang terdampak banjir.

Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya preventif guna memastikan situasi tetap aman dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Debit air memang mengalami peningkatan akibat curah hujan yang tinggi, namun saat ini kondisi masih terkendali. Kami terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang beraktivitas di sekitar sungai,” ujarnya. (Sid)

Sumber:

Berita Terkait