Pemkab Ogan Illr Rapat TPID Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Rapat TPID Jelang Ramadhan dan Idul Fitri --
OGANILIR.CO--Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menggelar Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam forum High Level Meeting (HLM), bertempat di Ruang Rapat Utama Kabupaten Ogan Ilir, Selasa 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, instansi vertikal, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, BPS, serta jajaran OPD Kabupaten Ogan Ilir. Polres Ogan Ilir turut hadir yang diwakili oleh Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir, AKP Hendry Antonius, S.H.
Rapat dibuka secara resmi oleh PJ. Sekda Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra, S.Sos, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting).
BACA JUGA:Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Dilarang Aktivitas Radius 5 km
Ia menegaskan bahwa kondisi inflasi di Kabupaten Ogan Ilir saat ini masih tergolong kondusif dan terkendali.
Selain itu, PJ. Sekda juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap distribusi dan stok bahan pokok, khususnya komoditas cabai, beras, dan bawang, agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga. Pemerintah daerah juga terus mendorong inovasi melalui program Gardu Ketapang (Gerakan Terpadu Ketahanan Pangan) sebagai upaya menjaga ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Deputi Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Adi Wicaksono, dalam paparannya menyampaikan bahwa inflasi Sumsel pada Januari 2026 tercatat sebesar 0,05 persen.
BACA JUGA:5 Konglomerat Bertemu Prabowo di Hambalang, ini Agendanya
Ia mengingatkan adanya potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan, sehingga perlu langkah antisipatif melalui penguatan distribusi, percepatan tanam, serta pelaksanaan strategi 4K pengendalian inflasi.
Kepala BPS Kabupaten Ogan Ilir, Sukendro Sriwiguno, menambahkan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Ogan Ilir mengalami penurunan sebesar 1,33 persen pada Februari 2026.
Hal ini menunjukkan stabilitas harga yang cukup baik, terutama pada komoditas cabai merah, daging ayam ras, dan bawang merah.
BACA JUGA:Polemik Eksekusi Hotel Sultan, ini Kata Kuasa Hukum 2 Pihak
Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir, AKP Hendry Antonius, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polres Ogan Ilir dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas akibat fluktuasi harga bahan pokok.
“Polres Ogan Ilir melalui Sat Intelkam akan terus melakukan monitoring, pengumpulan bahan keterangan, serta koordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi adanya penimbunan, kelangkaan, maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” ujar AKP Hendry Antonius.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan sembako di wilayah hukum Polres Ogan Ilir, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
BACA JUGA:Pemkab Muba-Pemkab Muaro Jambi Jajaki Kerja Sama, ini Bidangnya
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan sinergi antarinstansi semakin solid dalam menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.(Sid)
Sumber:


