Gurunya Dimana Ya? Siswi SD di OKU Sumsel Ini Sudah Sering Dibully Teman-temannya, Ada Video Baru Ketahuan

Gurunya Dimana Ya? Siswi SD di OKU Sumsel Ini Sudah Sering Dibully Teman-temannya, Ada Video Baru Ketahuan

Screenshot dari video saat siswi SD di-bully oleh teman-temannya, direkam pakai hp dan videonya beredar. foto: tangkapan layar/net/oganilir.co.--

BATURAJA, OGANILIR.CO - Beredar video perundungan terhadap seorang siswi sekolah dasar (SD), oleh sejumlah teman-teman sekelasnya. Terlihat dalam video, siswi tersebut tertunduk, sambil menutupi mukanya dengan tangan di ruang kelas.

Disaksikan oleh teman-teman perempuan dan laki-laki. Mengenakan seragam batik merah, ada yang baju olahraga. 

Mereka ada yang duduk di kursi dan atas meja. Informasi dari paman siswi yang di-bully itu, peristiwa itu terjadi di salah satu SD Negeri di daerah Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU.

“Anaknya jadi trauma” kata Rudi Hartono, paman korban. 

BACA JUGA:Tambang Liar di Sumsel Merajalela Bahkan Cuek Disidak, Pekerja Sumur Minyak Ilegal Akhirnya Diultimatum 24 Jam

Diduganya, keponakannya sudah sering di-bully. Namun baru ada bukti, setelah video yang beredar baru-baru ini. Direkam oleh teman satu kelasnya, ada yang membawa handphone (hp). 

“Kami harap ada tindakan tegas. Termasuk pihak sekolah, terkesan tidak ada pengawasan,” tambahnya.

Rudi membeberkan, ada beberapa video. Pada video pertama, korban tertunduk sambil disoraki teman-teman satu kelasnya. 

Terlihat ada pelajar perempuan melompat sambil menginjak tas korban. 

BACA JUGA:Belum Ada Sinyal Liga Digelar, Aturan Pengamanan Kompetisi Sudah Diteken Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

“Yang pelajar laki-laki, melompati punggung korban, dari belakang. Teman lainnya bersorak memukul meja kelas,” urainya.

Pada video kedua, korban menangis. Ada rekaman video satu per satu wajah para pem-bully korban. Kemudian video ketiga, sama dengan video pertama. Tapi yang menginjak tas korban, pelakunya berjilbab.

“Video terakhir, para siswa sambil berteriak-teriak, mengelilingi korban,” sesal Rudi. 

Hanya saja, belum ada pihak dari Dinas Pendidikan OKU yang bersedia dikonfirmasi terkait video yang beredar tersebut. 

Sumber: