6 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

6 Buah Pelancar BAB yang Bantu Bersihkan Usus Kotor

Buah Pelanacar Bab--

oganilir.co - Masalah sembelit bisa mengganggu aktivitas harian dan kenyamanan tubuh. Banyak orang mengalami buang air besar tidak lancar secara rutin.

Perut terasa penuh, nafsu makan menurun, bahkan bisa menyebabkan jerawat. Kondisi ini sering disebabkan oleh usus yang kotor.

Usus kotor terjadi karena penumpukan sisa makanan di saluran pencernaan. Akibatnya, tubuh mengalami gangguan seperti perut kembung hingga susah tidur.

Dalam artikel ini, simak daftar buah pelancar BAB dan pembersih usus. Seluruh informasi dilansir dari berbagai sumber.

1. Apel Apel dikenal sebagai buah yang kaya akan serat larut dan tidak larut. Kedua jenis serat ini penting untuk mendukung proses pencernaan dan menjaga pergerakan usus tetap lancar. Dilansir dari Times of India, mengonsumsi satu buah apel setiap hari dapat membantu membersihkan saluran pencernaan secara alami. Serat dalam apel bekerja seperti "sapu" yang membantu mendorong sisa makanan keluar dari tubuh.

China Temukan Sumber Energi Thorium, Diklaim Cukup Sampai 60.000 Tahun! Dalam artikel ini, simak daftar buah pelancar BAB dan pembersih usus. Seluruh informasi dilansir dari berbagai sumber. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Baca juga: Hati-hati, 7 Buah Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Saat Perut Kosong! 1. Apel Apel dikenal sebagai buah yang kaya akan serat larut dan tidak larut. Kedua jenis serat ini penting untuk mendukung proses pencernaan dan menjaga pergerakan usus tetap lancar. Dilansir dari Times of India, mengonsumsi satu buah apel setiap hari dapat membantu membersihkan saluran pencernaan secara alami. Serat dalam apel bekerja seperti "sapu" yang membantu mendorong sisa makanan keluar dari tubuh. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Selain itu, apel juga mengandung antioksidan dan air yang menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kandungan pektin dalam apel membantu melunakkan feses, sehingga lebih mudah dikeluarkan. Apel juga rendah kalori dan cocok dijadikan camilan sehat harian. 2. Jeruk dan Lemon Jeruk dan lemon termasuk buah sitrus yang mengandung vitamin C tinggi, serta kaya asam alami yang membantu merangsang produksi enzim pencernaan. Kedua buah ini juga mendukung kerja hati dalam proses detoksifikasi.

Asam sitrat dalam lemon dan jeruk membantu mempercepat proses pemecahan makanan di lambung dan mengurangi penumpukan lemak. Selain itu, air perasan lemon yang diminum pagi hari diketahui bisa membantu menggerakkan sistem pencernaan. Kombinasi serat, air, dan senyawa asam ini membuat lemon dan jeruk efektif dalam membantu BAB lancar dan membersihkan usus yang kotor.

3. Pepaya Pepaya termasuk buah tropis yang mudah ditemukan dan sering digunakan sebagai solusi alami untuk masalah sembelit.

Kandungan utama yang membantu pencernaan pada pepaya adalah enzim papain dan zat pektin. Papain bekerja membantu memecah protein dalam makanan, sementara pektin membantu melunakkan feses.

Daging pepaya juga bersifat lembut dan mudah dicerna, cocok dikonsumsi oleh semua usia. Pepaya juga mengandung vitamin C dan vitamin A yang mendukung kesehatan saluran pencernaan. Mengonsumsi pepaya secara rutin bisa menjadi cara aman dan alami untuk membersihkan usus serta melancarkan buang air besar tanpa efek samping.

4. Nanas Nanas dikenal sebagai buah tropis yang segar dan kaya manfaat.

Salah satu kandungan utama dalam nanas adalah enzim bromelain, yang membantu memecah protein di dalam makanan.

Kandungan ini mendukung proses pencernaan agar lebih efisien. Selain itu, nanas memiliki serat tidak larut yang mempercepat gerakan usus sehingga membantu memperlancar buang air besar. Buah ini juga kaya vitamin C dan memiliki sifat antiinflamasi yang baik untuk kesehatan usus.

Mengonsumsi nanas secara rutin bisa membantu mengatasi sembelit ringan hingga sedang. Rasa manis dan asamnya yang khas juga membuat nanas cocok dijadikan camilan atau jus segar tanpa tambahan gula. 5. Alpukat Alpukat merupakan buah tinggi lemak sehat dan serat, yang sangat baik untuk sistem pencernaan. Alpukat mengandung glutathione, yaitu antioksidan yang membantu meregenerasi sel-sel usus atau enterosit. Senyawa ini juga membantu tubuh membuang racun secara alami. Selain itu, tekstur alpukat yang lembut membuatnya mudah dicerna dan memberi efek kenyang lebih lama. Alpukat juga mendukung keseimbangan mikrobiota usus berkat seratnya. Mengonsumsi jus alpukat tanpa pemanis bisa menjadi pilihan alami untuk membantu melancarkan BAB dan membersihkan usus dari sisa racun atau penumpukan zat tidak berguna.

6. Pisang Pisang merupakan buah yang kaya serat larut, prebiotik, dan nutrisi penting untuk kesehatan usus. Berdasarkan Very Well Health (11/12/2024), pisang mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan atau dikenal sebagai mikrobioma usus.

Serat dalam pisang membantu meningkatkan pergerakan usus dan mencegah sembelit. Selain itu, pisang juga mengandung potasium yang mendukung keseimbangan cairan tubuh. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat pisang aman dikonsumsi setiap hari, bahkan oleh anak-anak dan lansia.

Konsumsi pisang matang secara rutin bisa membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan bebas dari gangguan sembelit.

Sumber: