Bus Pahala Kencana Terbakar di Bangkalan, Polisi Temukan Rokok Ilegal

Bus Pahala Kencana Terbakar di Bangkalan, Polisi Temukan Rokok Ilegal

Bus AKAP Pahala Kencana terbakar di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jatim, Ahad (1/6/2205). Foto: kompas.com--

BANGKALAN, oganilir.co - Insiden dialami bus Pahala Kencana nopol B 7424 TK. Bus antar-kota antar-provinsi (AKAP) itu terbakar di Jalan Raya Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Ahad (1/6/2025) sekitar pukul 12.45 WIB.

Kasat Lantas Polres Bangkalan, AKP Diyon Fitrianto mengatakan bahwa bus malang tersebut dikemudikan oleh Agus Salim (60), warga Kelurahan Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta, bersama dua kru, yakni Ummu asal Kabupaten Kudus dan kondektur bus, Laji (37), Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, semula berangkat dari Kabupaten Sumenep.

"Jadi bus itu awalnya berangkat dari Sumenep dengan tujuan Jakarta," kata Diyon, Senin 2 Juni 2025.

Sebelum terjadi kebakaran, bus sempat berhenti di Kecamatan Blega untuk mengangkut tiga orang penumpang.

BACA JUGA:Mobil Listrik BYD e7 Rilis, ini Spesifikasi dan Harganya

Bus kemudian melanjutkan perjalanannya melaju ke arah barat. Berselang 20 menit kemudian, pengemudi bus melihat indikator pada dasbor depan berwarna merah. Indikator itu memberikan tanda peringatan adanya masalah yang bisa membahayakan keamanan bus.

Dalam sekejap, percikan api semakin membesar dan mulai membakar bagian belakang bus tersebut. Bahkan, sempat terjadi ledakan dari dalam mesin belakang.

"Tadi sempat ada ledakan juga dan api semakin membesar. Mulai terbakar itu jam 12.45," katanya. 

Kobaran api membuat seluruh badan bus hangus terbakar dalam waktu singkat. Akibatnya, pihak perusahaan bus mengalami kerugian sebanyak Rp1,2 miliar.

Ditemukan rokok diduga ilegal

BACA JUGA:Review Toyota Avanza 2025: Performa Tangguh, Mobil yang Nyaman untuk Keluarga

Pemadaman bus dibantu oleh warga setempat dan TNI-Polri. Sebab, mobil pemadam tiba saat api sudah mengecil.

Jauhnya jarak dari pos pemadam kebakaran membuat petugas terlambat datang.

Sementara itu, Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran Bangkalan, Taufan Nasrullah, mengatakan, pihaknya menerjunkan 12 anggota dengan 2 unit mobil pemadam. "Tadi lalu lintas macet jadi kami tiba kondisi api sudah mengecil. Kami lalu melakukan pemadaman hingga pendinginan," ujarnya. 

"Tadi lalu lintas macet jadi kami tiba kondisi api sudah mengecil. Kami lalu melakukan pemadaman hingga pendinginan," ujarnya. 

Sumber: