10 Tips Mencuci Pakaian Agar Bersih dan Wangi Tahan Lama Seperti di Laundry
Mencuci Pakaian Agar Wangi Tahan Lama Seperti di Laundry--
oganilir.co - Apakah Kamu pernah merasa cucian dari laundry lebih harum daripada hasil cucian Anda sendiri? Tenang, Anda tidak sendirian!
Aroma pakaian dari laundry tidak hanya harum saja, tetapi juga tahan lama, bahkan ketika sudah dipakai beraktivitas.
Namun, cara untuk membuat pakaian Anda seperti ini bukan hal yang sulit. Anda pun bisa melakukannya sendiri di rumah. Dengan teknik yang tepat, produk yang sesuai, hingga cara menyimpan pakaian yang benar, aroma wangi pada pakaian bisa bertahan lebih lama.
Berikut cara mencuci baju agar pakaian Anda lebih wangi seperti dari laundry!
BACA JUGA:Catat! Ini 5 Jenis Cucian yang Tidak Boleh Dicuci Bersamaan
BACA JUGA:6 Tips Simple Mencuci Emas Perhiasan di Rumah, agar Investasi Tetap Aman
Persiapan yang Harus Diperhatikan Sebelum Mencuci Pakaian
1. Pisahkan Pakaian Berdasarkan Warna dan Jenis Bahan
Memisahkan pakaian sebelum mencuci merupakan langkah penting yang sering dianggap sepele. Pakaian berwarna sebaiknya tidak dicampur dengan pakaian putih agar tidak terjadi luntur yang dapat merusak tampilan baju. Selain itu, memisahkan berdasarkan jenis bahan juga membantu proses pencucian menjadi lebih optimal.
Kain berbahan halus seperti katun tipis atau pakaian dalam memerlukan perlakuan berbeda dibandingkan jeans atau handuk. Dengan pemisahan yang tepat, deterjen dapat bekerja lebih efektif dan aroma wangi dapat menyerap dengan baik ke serat kain.
2. Periksa Label Perawatan pada Pakaian
Setiap pakaian memiliki label perawatan yang menunjukkan cara mencuci yang dianjurkan. Informasi seperti suhu air, metode pencucian, hingga larangan penggunaan pemutih sangat berpengaruh pada hasil akhir cucian.
Dengan mengikuti petunjuk ini, Anda tidak hanya menjaga kualitas pakaian tetap awet, tetapi juga membantu mempertahankan aroma wangi. Kesalahan metode mencuci bisa membuat baju justru mudah bau meski sudah diberi pewangi.
BACA JUGA:Seberapa Sering Handuk Mandi Harus Dicuci? Simak Penjelasannya Disini!
3. Pastikan Saku Pakaian Kosong
Sebelum memasukkan pakaian ke mesin cuci atau merendamnya, pastikan semua saku sudah kosong. Tisu, kertas, atau benda kecil lain yang tertinggal dapat menempel pada pakaian dan mengganggu proses pencucian.
Selain itu, sisa kotoran dalam saku juga bisa menyebabkan bau tidak sedap pada cucian. Dengan memastikan pakaian bersih dari benda asing, Anda sudah selangkah lebih dekat ke hasil cara mencuci baju agar wangi tahan lama.
Cara Mencuci Pakaian Agar Wangi Tahan Lama Seperti Laundry
1. Merendam Pakaian Sebelum Dicuci
Merendam pakaian sebelum proses pencucian utama membantu melonggarkan kotoran, minyak, dan bau yang menempel di serat kain. Langkah ini membuat deterjen bekerja lebih efektif sehingga hasil cucian menjadi lebih bersih dan segar.
Namun, perendaman sebaiknya dilakukan dalam waktu yang wajar. Perendaman yang terlalu lama justru bisa memicu bau apek karena bakteri berkembang di air rendaman, sehingga mengurangi hasil maksimal dari cara mencuci baju agar wangi.
BACA JUGA:Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencuci Seprai? Ini Penjelasan Ahli
BACA JUGA:Pakaian Kamu Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Simak Ini Sebabnya
2. Menggunakan Deterjen yang Tepat
Pemilihan deterjen memegang peranan penting dalam menghasilkan aroma pakaian yang wangi. Gunakan deterjen yang sesuai dengan jenis kain dan kebutuhan, baik untuk pakaian berwarna, putih, maupun bahan tertentu.
Deterjen yang tepat tidak hanya membersihkan dengan optimal, tetapi juga membantu aroma wangi menempel lebih lama. Hal ini menjadi salah satu kunci utama dalam cara agar cucian wangi seperti laundry.
3. Mengatur Takaran Deterjen dengan Benar
Banyak orang mengira semakin banyak deterjen akan membuat cucian semakin wangi. Padahal, cara membuat baju agar lebih wangi bukan terletak pada jumlah detergen yang digunakan. Penggunaan deterjen berlebihan justru dapat meninggalkan residu pada kain yang membuat pakaian terasa kaku dan mudah bau.
Dengan takaran deterjen yang sesuai, proses pembilasan menjadi lebih bersih. Pakaian pun akan lebih mudah menyerap pewangi, sehingga aroma wangi dapat bertahan lebih lama.
BACA JUGA:Ternyata Orang yang Rajin Cuci Piring Memiliki 7 Sifat Positif Ini!
BACA JUGA:Hindari 5 Kebiasaan Buruk ini! Agar Mesin Cucimu Tetap Awet
4. Membilas Pakaian Hingga Benar-Benar Bersih
Proses pembilasan tidak boleh dianggap sepele karena sisa deterjen atau busa dapat menjadi penyebab utama bau apek. Pastikan pakaian dibilas hingga air benar-benar jernih.
Pembilasan yang bersih membantu menjaga serat kain tetap segar dan membuat aroma pewangi lebih menonjol. Langkah ini sangat penting dalam cara mencuci baju agar wangi tahan lama.
5. Rendam Terakhir dengan Menggunakan Pewangi
Pewangi atau pelembut pakaian sebaiknya digunakan pada tahap bilasan terakhir. Cara ini memungkinkan aroma menyerap langsung ke serat kain tanpa tercampur sisa deterjen.
Setelah dibersihkan dari sisa-sisa detergen, kembali rendam pakaian dengan air yang sudah dicampur dengan pewangi atau pelembut. Diamkan selama 15-30 menit saja. Jangan biarkan pakaian terlalu lama di dalam pewangi karena dapat membuat kain seperti memiliki lapisan berlilin dan lengket. Membiarkan handuk atau kaos di dalam pewangi terlalu lama juga dapat mengurangi daya serapnya.
Setelah didiamkan, peras pakaian dan langsung jemur tanpa dibilas dengan air bersih lagi. Jika Anda membilasnya lagi dengan air bersih, maka fungsi pewangi akan menjadi sia-sia dan tidak menempel pada pakaian Anda.
6. Segera Jemur Pakaian Setelah Dicuci
Pakaian yang dibiarkan terlalu lama dalam kondisi basah, terutama di dalam mesin cuci, berisiko menimbulkan bau tidak sedap. Oleh karena itu, segera keluarkan dan jemur pakaian setelah proses mencuci selesai.
Langkah sederhana ini membantu mencegah bau apek dan menjaga aroma tetap segar. Semakin cepat pakaian dijemur, semakin baik hasil akhirnya.
7. Menjemur di Tempat dengan Sirkulasi Udara yang Baik
Lokasi penjemuran sangat berpengaruh terhadap aroma pakaian. Menjemur di tempat dengan sirkulasi udara yang baik membantu pakaian cepat kering dan tidak lembap.
Pakaian yang kering sempurna akan mempertahankan wangi lebih lama saat disimpan. Hindari menjemur di ruang tertutup tanpa ventilasi karena bisa membuat aroma tidak maksimal.
8. Menyetrika dan Menggunakan Pelicin Pakaian
Menyetrika pakaian tidak hanya membuatnya rapi, tetapi juga membantu mengunci aroma wangi pada kain. Panas dari setrika dapat membantu aroma menempel lebih lama di serat pakaian.
Penggunaan pelicin pakaian juga bisa menjadi nilai tambah. Selain mempermudah proses menyetrika, aroma pelicin membantu pakaian tetap segar saat disimpan maupun digunakan.
9. Menyimpan Pakaian dengan Cara yang Tepat
Setelah pakaian bersih, kering, dan rapi, cara penyimpanan juga perlu diperhatikan. Lemari yang lembap atau kotor dapat membuat aroma pakaian cepat hilang bahkan berubah menjadi bau tidak sedap.
Pastikan pakaian disimpan di lemari yang bersih dan kering. Anda juga bisa menambahkan pewangi lemari agar hasil dari cara mencuci baju agar wangi dapat bertahan lebih lama.
10. Bersihkan Mesin Cuci Secara Rutin
Membersihkan mesin cuci secara rutin merupakan langkah penting yang sering terlupakan. Mesin cuci yang kotor dapat menjadi sumber bau tidak sedap yang menempel kembali ke pakaian.
Selain itu, hindari merendam pakaian terlalu lama tanpa alasan yang jelas. Perawatan tambahan ini membantu memastikan setiap langkah cara mencuci baju agar wangi berjalan optimal dan hasil cucian tetap segar.
Nah, dengan cara di atas, cucian baju Anda bisa jadi lebih wangi tahan lama seperti dicuci di laundry.
Sumber:

