Ikan Air Laut Vs Ikan Air Tawar, Mana Lebih Sehat? Simak Penjelasannya Disini

Ikan Air Laut Vs Ikan Air Tawar, Mana Lebih Sehat? Simak Penjelasannya Disini

Ikan Air Laut Vs Ikan Air Tawar--

oganilir.co - Ikan laut dan ikan air tawar merupakan dua kelompok ikan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai sumber pangan. Ikan laut hidup di perairan asin seperti laut dan samudra, sedangkan ikan air tawar berkembang di sungai, danau, rawa, maupun kolam.

Keberagaman jenis ikan laut dan ikan air tawar menjadikannya mudah ditemukan di berbagai daerah serta sebagai bagian penting dalam pola konsumsi sehari-hari. Lantas, mana lebih sehat antara ikan laut dan air tawar?

Penjelasan ahli soal gizi ikan laut vs ikan air tawar Ahli gizi Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Toto Sudargo menyebut ikan laut dan ikan air tawar sama-sama baik. “Keduanya sama-sama baik. Tapi seandainya bisa memilih, maka saya boleh milih yang jenis ikan laut,” ujarnya. 

“Di sana (laut), ikan yang paling mahal sampai paling murah ada. Ada ikan salmon, tenggiri, tongkol, kakap, kembung. Kalau ikan air tawar itu adalah lele, nila, gurami, patin, dan sebagainya,” sambungnya. Toto mengatakan, ada beberapa perbedaan jumlah kandungan atau nilai gizi antara ikan laut dan air tawar.

Meski begitu, dia memastikan ikan laut dan air tawar sama-sama mampu memberikan manfaat untuk tubuh manusia sehingga dianjurkan untuk bisa mengonsumsi keduanya.

Menurutnya, ikan laut lebih kaya akan kandungan mineral dibandingkan ikan air tawar pada umumnya. “Misalnya, ikan air laut ya, kandungannya magnesium, kalsium, dan sebagainya itu cukup tinggi dibandingkan dengan air tawar,” ucap Toto. Dia menjelaskan, berbagai kandungan mineral itu adalah suatu zat gizi mikro yang amat vital bagi kesehatan tubuh setiap hari dan sangat mudah dicerna. Sementara itu, ikan air tawar seperti gurame memiliki kandungan kalsium tinggi namun rendah magnesium.

Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 di ikan laut dinilai lebih tinggi dibandingkan air air tawar. “Kandungan ikan laut terkait dengan omega 3 itu lebih besar dibandingkan dengan air tawar. Omega-3, lemak tak jenuh ganda atau lemak sehat,” ujar Toto. Dia menerangkan, omega-3 tersebut tidak akan menyebabkan endapan di pembuluh darah sehingga tidak memicu terbentuknya plak. Adapun manfaat omega-3 termasuk memperbaiki sel-sel darah, memperlancar peredaran darah, dan melindungi otot.

Kekurangan ikan laut dan air tawar Lebih jauh, Toto mengungkapkan bahwa ikan laut dan air tawar sama-sama dapat memicu alergi pada sebagian orang. “Alergi jelas ya, karena adanya protein,” katanya. Tak hanya itu, berbagai ikan laut mempunyai kandungan merkuri karena kontaminasi atau pencemaran laut. Toto menuturkan, merkuri bisa mengendap di dasar laut dan ikut masuk ke dalam tubuh ikan. Merkuri itu kemudian bisa tersimpan di dalam perut ikan dalam waktu yang lama.

Ia juga menyampaikan bahwa beberapa ikan laut umumnya juga memiliki kandungan purin tinggi yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat karena dapat memperparah kondisi tersebut.

Ikan air tawar yang hidupnya di daerah kumuh juga bisa menimbulkan masalah kesehatan bagi manusia. “Itu terutama ikan yang bersisik, ikan nila, mujair. Itu biasanya bakteri Salmonella ‘bersembunyi’ di belakang sisiknya,” tutur Toto. Adapun Salmonella dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan termasuk demam, sakit perut, dan kejang pada kasus parah.

Oleh karena itu, Toto menyarankan agar ikan bisa dibersihkan dengan baik agar tidak memicu gangguan kesehatan. “Dibersihkan sebersih-bersihnya. Sisiknya dibuang, insangnya dibuat,” katanya.

Sumber: