Pertempuran Masih Berlangsung, Iran Pamer Puluhan Drone

Pertempuran Masih Berlangsung, Iran Pamer Puluhan Drone

Ratusan drone Iran berjejer di bungker bawah tanah. --

oganilir.co - Stok rudal dan drone tak habis-habisnya dalam meladeni peperangan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Terkini, media pemerintah Iran menayangkan rekaman langka dari dalam sebuah bunker bawah tanah yang dipenuhi deretan drone tempur.

Video tersebut dirilis di tengah meningkatnya ketegangan kawasan setelah rangkaian serangan balasan Iran terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Dalam rekaman itu, puluhan drone terlihat tersusun rapi di terowongan terang benderang dengan latar musik dramatis.

Armada drone di terowongan bawah tanah 

BACA JUGA:Rudal Dihantam NATO, Menlu Iran Hubungi Menlu Turki

Rekaman yang disiarkan kantor berita Fars News Agency memperlihatkan armada drone tanpa awak berada di atas peluncur roket dan bak truk militer.

Drone-drone tersebut berjejer di kedua sisi lorong panjang yang dihiasi berbagai bendera Iran.

Menurut laporan Daily Mail yang dikutip dalam sumber, drone yang ditampilkan diduga merupakan tipe Shahed—drone murah yang biaya produksinya hanya beberapa ribu dolar AS per unit. Drone jenis ini dikenal luas karena penggunaannya dalam berbagai konflik di kawasan.

Penayangan video tersebut disebut sebagai bagian dari propaganda yang menonjolkan kesiapan militer Iran, terutama dalam penggunaan sistem pesawat nirawak jarak jauh. 

BACA JUGA:AS Rugi Besar, Radar Senilai Rp17 Triliun di Qatar Hancur oleh Drone Murah Iran

Serangan balasan ke pangkalan AS di Timur Tengah

Iran dilaporkan telah meluncurkan drone ke sejumlah wilayah Timur Tengah sebagai bagian dari serangan balasan terhadap Amerika Serikat dan Israel menyusul operasi militer yang disebut “Epic Fury” dan “Lion Roar”.

Serangan tersebut menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara tetangga, termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait.

Salah satu serangan paling mematikan terjadi di Pelabuhan Shuaiba, Kuwait. Enam personel militer AS dilaporkan tewas dalam serangan drone Iran yang menghantam lokasi tersebut. Mereka yang gugur di antaranya Cody Khork (35) dari Florida, Noah Tietjens (42) dari Nebraska, Nicole Amor (39) dari Minnesota, dan Declan Coady (20) dari Iowa.

BACA JUGA:Dunia Menunggu Sikap China-Rusia Terhadap Iran yang Dikeroyok AS dan Israel

Kepemimpinan Iran terguncang

Di sisi lain, militer Iran disebut mengalami pukulan besar akibat serangan awal dalam operasi gabungan pada Sabtu. Dalam serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sekitar 40 pejabat senior lainnya dilaporkan tewas di dalam kompleks pertahanan yang dibentengi di pusat Teheran.

Sumber: