Wabup Ogan Ilir: Peran Guru Ngaji Sangat Penting Bagi Generasi Muda
Acara BKPMRI dalam kegiatan peringatan Guru Ngaji --
OGANILIR.CO – Wakil Bupati Ogan Ilir H Ardani SH MH memghadiri peringatan Hari Guru Ngaji yang diselenggarakan oleh BKPMRI Kabupaten Ogan Ilir, di Pendopoan Kediaman Bupati Ogan Ilir, Komplek Perkantoran Tanjung Senai Senin 16 Maret 2026.
Acara dihadiri Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zein, S.H. hadir mewakili Kapolres Ogan Ilir. Kegiatan diisi dengan khataman Al-Qur’an dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan serta apresiasi kepada para guru ngaji yang telah berperan dalam membina masyarakat, khususnya generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an.
Hadir juga Pabung Kodim 0402 OKI–OI Mayor TNI Ridwan R, Anggota DPD RI Amaliah Sobli, S.KG., M.B.A, Ketua Umum DPW BKPMRI Sumsel Firdaus, S.H., Ketua DPC BKPMRI Ogan Ilir Ideham, S.H., para camat se-Kabupaten Ogan Ilir, pengurus BKPMRI serta para guru ngaji dari berbagai wilayah di Kabupaten Ogan Ilir.
BACA JUGA:Pergerakan Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Mulai Terlihat
Peringatan Hari Guru Ngaji yang diperingati setiap tanggal 16 Maret ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru ngaji yang telah mengabdikan diri dalam mengajarkan Al-Qur’an serta membantu upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kabupaten Ogan Ilir.
Wabup Ogan Ilir H.Ardani menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi dedikasi para guru ngaji yang telah berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama.
“Peran guru ngaji sangat penting dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak yang baik serta pemahaman agama yang kuat. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang religius dan berkarakter,” ujarnya.
BACA JUGA:Gelar Pisah Sambut Dandim 0401 Muba, Bupati Toha Tegaskan Pejabat Lama Tetap Bagian Keluarga
Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut dapat semakin meningkatkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar dan mencintai Al-Qur’an.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu memotivasi masyarakat untuk mempelajari Al-Qur’an, sehingga upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kabupaten Ogan Ilir dapat terwujud,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyaluran bingkisan kepada para guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membina pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Pemudik Riau Kritis Karena Terjebak Macet 14 Jam di Jalintim Palembang-Jambi
Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan aparat keamanan dapat terus terjalin dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Ogan Ilir.(Sid)
Sumber:


