Alasan Keamanan, KBRI di Timteng tak Gelar Salat Ied
KBRI Riyadh. --
oganilir.co - Tradisi melaksanakan Salat Ied Idulfitri di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, tahun ini dihilangkan. KBRI mengumumkan tidak akan menyelenggarakan Salat Ied berjamaah di momen Idulfitri 1447 H. Keputusan itu diambil menyusul situasi di Timur Tengah yang belum kondusif.
Dilansir Antara, Jumat (20/3/2026), KBRI Riyadh mengimbau para warga negara Indonesia (WNI) untuk dapat melaksanakan salat Idulfitri di masjid terdekat dan tetap mengikuti arahan otoritas setempat, serta memantau informasi resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan KBRI Riyadh.
Pihak KBRI juga menyampaikan harapannya agar seluruh masyarakat senantiasa dalam keadaan aman dan dapat menyambut Idul Fitri dengan khidmat.
BACA JUGA:Polisi Peru Tangkap Pelaku Pembunuhan Diplomat KBRI di Lima, ini BB yang Diamankan
Berbeda dengan KBRI di Riyadh, KJRI Jeddah tetap akan mengelar salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H di Wisma Konjen RI Jeddah pada Jumat (20/3) waktu setempat dan disusul dengan acara gelar griya.
Sejumlah KBRI di Timteng juga memutuskan untuk tidak menggelar acara Idulfitri. Salah satunya ialah KBRI Muscat di Oman. Duta Besar RI untuk Oman Mohamad Irzan Djohan, mengatakan keputusan tersebut diambil mengingat perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah belum kunjung membaik.
"Langkah tersebut kami ambil sebagai bentuk kehati-hatian dan tanggung jawab untuk mengedepankan keamanan serta kenyamanan bersama," kata Dubes Irzan dalam surat KBRI Muscat tertanggal 16 Maret.
Irzan mengakui keputusan tersebut tidak mudah karena kegiatan salat Idulfitri dan halalbihalal di KBRI adalah momen yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia di Oman sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan.
BACA JUGA:Staf KBRI di Lima Tewas Ditembak, Kemlu Peru Tawarkan Peningkatan Keamanan Kepada Diplomat
Ia pun mengharapkan supaya pembatalan acara tersebut tidak mengurangi kekhidmatan Idulfitri bagi para WNI di Oman, sembari mengingatkan mereka agar senantiasa mencermati perkembangan situasi serta saling peduli antara satu sama lain.
Perwakilan RI lain yang membatalkan acara Idulfitri atas alasan keamanan adalah KBRI Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA). Dubes RI untuk UEA Judha Nugraha menyarankan diaspora RI di UEA untuk melaksanakan salat Idulfitri di masjid terdekat dari tempat tinggal masing-masing, dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi keamanan serta instruksi otoritas setempat.
"Kami mengharapkan pengertian seluruh masyarakat Indonesia atas langkah ini, yang diambil semata-mata demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama," kata Dubes Judha.
BACA JUGA:KBRI Swiss Gelar Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, Bertabur Kegiatan
Selain KBRI Muscat dan KBRI Abu Dhabi, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai, UEA, menjadi perwakilan lain RI di kawasan Teluk yang membatalkan acara Salat Idulfitri bersama.
Sumber:


