Pemkab Trenggalek Punya Rusun, Sewa Hanya Rp1.000 Per Hari

Pemkab Trenggalek Punya Rusun, Sewa Hanya  Rp1.000 Per Hari

Rusun Watulimo. Foto: Disperkimhub Trenggalek--

oganilir.co - Banyak cara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur untuk membantu warganya yang belum punya rumah. 

Pemerintah Kabupaten Trenggalek membangun rumah susun murah yang harga sewanya mulai dari Rp50.000 per bulan atau sekitar Rp1.000-an per hari. Kok bisa murah ya?

Menurut petugas administrasi perkantoran di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DISPERKIMHUB) Kabupaten Trenggalek, Chandra, Rusun Watulimo Blok. I mendapat subsidi dari pemerintah daerah selaku pengelola.

BACA JUGA:Pemkab Muba-Danlanal Palembang Bersinergi Amankan Perairan

Dia mengatakan biaya sewanya tidak pernah mengalami kenaikan sejak awal berdiri pada 2015, yakni pada lantai 2 sebesar Rp100.000, lantai 3 sebesar Rp 75.000, dan lantai 4 sebesar Rp50.000. Sementara itu, untuk lantai dasar terdapat 2 unit untuk lansia agar tidak kesulitan naik ke atas. Unit ini tidak dikenakan biaya sama sekali.

Total ada 50 kamar dengan pembagian 2 unit di lantai dasar, 16 unit di lantai 2, 3, dan 4. Tipe rumah yang ditawarkan adalah ukuran 36 meter persegi dengan 2 kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang tamu, laundry room, balkon, dan ruang jemur pakaian.

Biaya sewa tersebut belum termasuk uang listrik dan air. Untuk biaya sampah, kebersihan, parkir, dan keamanan tidak dipungut biaya sepersen pun. Rusunawa Watulimo Blok. I ini hanya memiliki 3 orang pengelola yang mengurus administrasi, keamanan, dan kebersihan rusun. Meskipun tugasnya merangkap sejauh ini tim pengelola bisa mengurus semuanya dan menjaga keamanan rusun dengan baik.

BACA JUGA:Pemkab Ogan Ilir Bahas Raperda Insentif Investasi, Dorong Iklim Penanaman Modal yang Kompetitif

"Ada 3 orang. Saya sendiri sebagai administrasi dan 2 teman saya sebagai keamanan. Semua kita kerjakan bareng-bareng mulai kebersihan, perawatan dan lain-lain. Apapun yg bisa di kerjakan di kerjakan sendiri. Meskipun itu bukan bidang kita (tugas utama)," ungkap Chandra kepada detikcom pada Selasa (14/4/2026).

Saat ini kondisi bangunan masih layak dan bagus. Namun, memang tidak semua unit bisa dihuni karena setelah pandemi COVID-19 berakhir hingga 2025, rusun sempat kosong cukup lama. Bahkan hingga saat ini lantai 4 belum terisi semua. Hal ini karena belum ada yang menghuni dan ada kerusakan pada jaringan listrik, air, serta perabotannya.

Chandra mengaku biaya perawatan gedung memang cukup besar. Pihak pengelola pun sebisa mungkin menghemat pengeluaran, tetapi tanpa mengorbankan kenyamanan penghuni rusun. Bahkan rencananya tahun ini akan dianggarkan untuk peremajaan bangunan rusun.

BACA JUGA:Tahun 2026, 304 ASN Pemkab Ogan Ilir Purnabakti

"Perawatan itu butuh uang yang besar, sedangkan penghasilan masih sangat minim. Makanya kita juga harus benar-benar teliti dan menghemat. Dengar-dengar mulai tahun 2026 ini mulai ada (renovasi gedung rusun), tapi tidak banyak (anggarannya) kata orang kantor," ujarnya.

Saat ini sudah ada 17 KK yang menempati Rusunawa Watulimo Blok. I, di mana rata-rata menempati lantai 2 dan 3.

Sumber: