Jangan Panik! 7 Cara Ampuh Mengatasi Lidah Terbakar Setelah Makan Makanan Panas
cara mengatasi lidah yang terbakar--
oganilir.co - Lidah Kamu terasa terbakar usai menyantap makanan yang baru disajikan? Tidak hanya mengurangi kenikmatan saat makan, kondisi ini juga bisa membuat Kamu kesulitan berbicara atau bahkan meninggalkan luka pada lidah. Lantas, bagaimana cara mengatasi lidah yang terbakar?
Bagaimana cara mengatasi lidah terbakar?
Sebagai langkah pertolongan pertama, Anda bisa melakukan beberapa tindakan berikut ketika merasakan sensasi lidah terbakar atau burning tongue.
1. Gunakan sesuatu yang dingin
Ketika sensasi terbakar mulai menjalar pada lidah, ambillah es batu atau makanan dingin lainnya. Lalu, tempatkan pada area lidah yang terasa terbakar.
Namun, pastikan untuk tidak menggunakan es batu yang baru saja dikeluarkan dari kulkas. Pasalnya, es tersebut mungkin menempel dan sulit dilepas dari lidah.
Sensasi dingin yang diberikan oleh es krim, yoghurt beku, atau makanan bersuhu rendah lainnya akan meredakan sensasi panas secara perlahan.
2. Minum air putih
Minum air putih merupakan pertolongan pertama yang paling mudah untuk lidah terbakar.
Tak hanya mengatasi sensasi terbakar, air putih juga dapat menurunkan risiko infeksi pada lidah dengan cara menjaga rongga mulut tetap lembap.
Penting untuk menjaga mulut tetap lembap, sebab kondisi mulut yang kering dapat mempermudah terjadinya infeksi. Jika dibiarkan, infeksi bisa berkembang menjadi sariawan.
3. Hindari jenis makanan tertentu
Lidah yang melepuh dan terbakar biasanya akan membaik dengan sendirinya. Selama proses penyembuhan, hindari beberapa jenis makanan dan minuman berikut.
Makanan pedas yang mengandung capsaicin karena bisa mengiritasi selaput mukosa sehingga memperburuk peradangan pada lidah.
Makanan asam, seperti jeruk, lemon, dan cuka karena bisa meningkatkan rasa sakit pada lidah yang terbakar.
Minuman berkafein, seperti kopi, teh, serta soda.
4. Kumur dengan air garam
Dengan sifat antiradang dan antiseptik yang dimilikinya, berkumur air garam akan membantu mengurangi risiko infeksi dan peradangan pada lidah terbakar.
Berkat sifat tersebut, air garam bisa membantu mempercepat penyembuhan luka bakar di lidah Anda, seperti disebutkan pada laman Reliant Medical Group.
Namun, jangan melarutkan terlalu banyak garam ketika akan menggunakannya untuk mengatasi lidah terbakar. Cukup larutkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air, lalu gunakanlah untuk berkumur.
5. Gunakan madu dan susu
Pilihan cara selanjutnya untuk mengobati lidah yang terbakar karena air panas adalah mengoleskannya dengan madu atau susu.
Belum diketahui secara pasti bagaimana susu meredakan sensasi terbakar. Namun, pengobatan rumahan ini sudah lama digunakan dan terbukti tidak membahayakan.
Sementara itu, madu bekerja dengan cara mengatasi nyeri pada lidah yang akan melepuh dengan sifat antiradang dan antimikroba.
Jika tidak terlalu suka madu atau susu, Anda cukup mengoleskannya pada area lidah yang terbakar tanpa perlu menelannya.
6. Minum obat pereda nyeri
Jika sensasi lidah terbakar sudah mengganggu aktivitas Anda, tidak ada salahnya untuk minum obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen.
Beberapa obat pereda nyeri memang terjual bebas tanpa resep. Namun, pastikan untuk tetap mengonsumsinya sesuai petunjuk pada kemasan atau tanyakan aturan pakainya pada apoteker.
7. Gunakan vitamin E
Vitamin E terbukti dapat mengatasi sensasi lidah terbakar sekaligus membantu proses regenerasi pada sel-sel lidah Anda.
Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa meneteskan kapsul vitamin E ke area lidah yang terbakar.
Di samping itu, vitamin E juga dapat membantu melembapkan area di sekitar lidah Anda, termasuk bibir.
Selain berbagai cara di atas, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan lidah untuk mempercepat proses penyembuhan.
Sumber:


