BACA JUGA: Mitigasi Kedaruratan, Pemkab OKI Bakal Siapkan Hotline 112
Menurutnya di Sumsel lebih banyak didominasi oleh simpatisan yang menerima pola pendekatan melalui dakwah.
“Meski sudah banyak yang mendeklarasikan diri kembali setia kepada NKRI, namun masih ada segelintir anggota jamaah Islam yang belum mendeklarasikan diri kembali setia pada NKRI,” tuturnya.
“Namun tentu saja itu karena belum adanya kesepahaman. Namun Alhamdulillah setelah kita beri ilmunya mereka sepakat untuk kembali,” imbuhnya.
BACA JUGA: PT KAI-Korlantas Polri Gelar Kampanye Pentingnya Patuhi Lalu Lintas
Setelah resmi bubar, berkomitmen berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat dan pemerintah, sehingga dapat diterima kembali oleh masyarakat.
Syaf'i menambahkan, hingga yang ke 33 ini sudah lebih dari 5000 anggota atau simpatisan jamaah islamiah yang telah bersumpah kembali setia pada NKRI.
“Kalau sudah diterima, tentunya kami kembali beramal shalih namun dengan tidak menabrak aturan, setia kepada NKRI,” tegasnya.
BACA JUGA:Kunjungan Kerja Karo Provos Divpropam Polri Ke Kodim 0402/OKI. Ini Pesannya
Arnold, salah seorang mantan napiter asal Palembang yang baru bebas pada bulan Juni lalu, merupakan mantan anggota jamaah islamiah asal Palembang yang ditangkap pada November 2020 lalu.
“Komitmen kami ketika melakukan kesalahan kita evaluasi, dan memang itu hal yang salah. Maka itu adalah hal yang harus kami tinggalkan,” tandasnya.(Rilis)