Simak! Inilah 8 Manfaat Petai untuk Kesehatan

Jumat 16-01-2026,08:00 WIB
Reporter : Vita
Editor : Vita

oganilir.co - Petai secara ilmiah diklasifikasikan sebagai Parkia speciosa, banyak dikonsumsi dalam masakan Asia Tenggara dan telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena khasiat terapeutiknya.

Komposisi uniknya yang kaya akan senyawa bioaktif berkontribusi pada serangkaian keuntungan fisiologis, menjadikannya subjek minat ilmiah yang meningkat terkait nilai gizi dan obatnya.

Oleh karena itu, tinjauan ini akan menguraikan secara rinci berbagai manfaat kesehatan yang terkait dengan konsumsi petai ini berdasarkan bukti ilmiah yang ada.

Manfaat petai untuk kesehatan 1. Sumber Antioksidan Kuat Petai diketahui mengandung berbagai senyawa antioksidan seperti flavonoid, polifenol, dan tanin. Senyawa-senyawa ini berperan penting dalam menetralkan radikal bebas dalam tubuh, yang merupakan penyebab utama kerusakan sel dan berbagai penyakit kronis.

BACA JUGA:Inilah 5 Jenis Tanaman Sayur Merambat yang Cocok Dibudidayakan di Rumah

BACA JUGA:Ternyata Kulit Buah dan Sayur Ini Aman Dimakan dan Kaya akan Vitamin

Konsumsi antioksidan dari sumber alami seperti petai dapat membantu mengurangi stres oksidatif.

2. Mendukung Kesehatan Jantung Petai dapat berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular melalui beberapa mekanisme. Kandungan kaliumnya membantu mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, mengurangi risiko hipertensi.

Selain itu, serat dalam petai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat).

Studi fitokimia menunjukkan bahwa petai mengandung senyawa yang dapat membantu relaksasi pembuluh darah, yang juga berkontribusi pada penurunan tekanan darah.

BACA JUGA:9 Jenis Sayuran yang Tinggi Protein, Bikin Kenyang Tahan Lama dan Cocok Buat Diet

BACA JUGA:5 Manfaat Makan Sayur Pakcoy dan Efek Sampingnya

3. Meningkatkan Pencernaan Petai merupakan sumber serat pangan yang baik, baik serat larut maupun tidak larut. Serat tidak larut berfungsi sebagai bulking agent, menambah massa feses dan mempercepat pergerakan usus, sehingga mencegah sembelit.

Sementara itu, serat larut membentuk gel di saluran pencernaan, membantu memperlambat penyerapan gula dan kolesterol. Pencernaan yang sehat adalah fondasi bagi penyerapan nutrisi yang optimal dan pencegahan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, petai dapat menjadi tambahan yang bermanfaat untuk diet guna mendukung sistem pencernaan yang efisien.

4. Sumber Protein Nabati Petai menyediakan sejumlah protein nabati yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Meskipun bukan sumber protein utama seperti daging atau kacang-kacangan, kontribusinya dapat melengkapi kebutuhan protein harian.

Protein esensial sangat dibutuhkan untuk berbagai fungsi fisiologis.

Asupan protein yang cukup penting untuk menjaga massa otot, fungsi kekebalan tubuh, dan produksi enzim serta hormon. Oleh karena itu, petai dapat menjadi bagian dari diet seimbang yang mendukung kebutuhan protein tubuh.

BACA JUGA:Simak! Ini 5 Manfaat Sayur Sawi dan Efek Sampingnya

BACA JUGA:5 Khasiat Sayur Bayam dan Efek Sampingnya

5. Meningkatkan Mood dan Mengurangi Depresi Petai mengandung triptofan, asam amino esensial yang merupakan prekursor serotonin, neurotransmitter yang dikenal sebagai “hormon kebahagiaan”. Kadar serotonin yang cukup di otak dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi gejala depresi.

Ini menunjukkan potensi petai dalam kesehatan mental.

6. Membantu Detoksifikasi Tubuh Beberapa komponen dalam petai, terutama serat dan senyawa sulfur, dapat membantu proses detoksifikasi alami tubuh. Serat membantu mengikat toksin di saluran pencernaan dan memfasilitasi eliminasinya. Senyawa sulfur telah dikenal berperan dalam fase detoksifikasi hati.

7. Sumber Vitamin dan Mineral Penting Petai kaya akan berbagai vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi optimal. Ini termasuk vitamin C, beberapa vitamin B (seperti tiamin dan riboflavin), serta mineral seperti kalium, kalsium, dan zat besi.

8. Potensi Anti-inflamasi Senyawa bioaktif dalam petai, seperti flavonoid dan tanin, menunjukkan sifat anti-inflamasi. Inflamasi kronis adalah akar dari banyak penyakit serius, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker. Mengurangi inflamasi dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.

Kategori :