Kapan Puasa Ramadan 2026? ini Jadwalnya Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah

Rabu 21-01-2026,08:09 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

oganilir.co - Umat Islam di dunia umumnya dan Indonesia khususnya, sebentar lagi akan melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadan. Hiruk pikuk umat Muslim di Indonesia menanti Bulan Ramadan dan mempersiapkan Hari Raya Idulfitri. Mulai dari mempersiapkan berbagai kebutuhan. Seperti kesiapan ibadah, jadwal sekolah, hingga rencana mudik Lebaran bersama keluarga.

Puasa Ramadan merupakan rukun Islam ketiga yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat.

Ibadah ini dijalankan selama satu bulan penuh dengan menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, yang dikenal dengan waktu sahur dan iftar.

Lalu kapan puasa Ramadan 2026 dimulai dan berapa hari lagi umat Islam akan menyambut bulan penuh berkah tersebut?

BACA JUGA:Apa Itu Perceraian Dalam Islam? ini Penjelasannya

Prediksi Awal Puasa Ramadhan 2026

Berdasarkan prediksi kalender hijriah, terdapat kemungkinan perbedaan awal Ramadan 2026 antara pemerintah dan Muhammadiyah.

Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini menggunakan metode hisab hakiki dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Sementara itu, pemerintah memperkirakan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Kepastian tanggal versi pemerintah akan ditentukan melalui sidang isbat dengan mempertimbangkan hasil pemantauan hilal di berbagai daerah menggunakan metode imkanur rukyat.

BACA JUGA:Ini Doa Melihat Ka'bah saat Umat Islam Berhaji Atau Umrah

Perbedaan ini terjadi karena metode yang digunakan tidak sama. Muhammadiyah memakai pendekatan wujudul hilal, sedangkan pemerintah bersama NU, Persis, dan ormas lainnya mengacu pada imkanur rukyat sesuai kesepakatan MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Dalam metode wujudul hilal, awal bulan baru dimulai jika tiga syarat terpenuhi saat matahari terbenam pada tanggal 29 bulan berjalan: telah terjadi ijtimak, ijtimak sebelum matahari terbenam, dan posisi bulan sudah di atas ufuk.

Adapun imkanur rukyat mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat agar secara astronomis memungkinkan terlihat.

Hitung Mundur Puasa Ramadhan 2026

BACA JUGA:Fahmi, Mahasiswa Dual Degree UIII-SOAS Jadi Imam Masjid Indonesian Islamic Centre London

Jika mengacu pada ketetapan Muhammadiyah bahwa awal puasa jatuh pada 18 Februari 2026, maka terhitung sejak Selasa, 21 Januari 2026, hitung mundur puasa Ramadan 2026 tinggal 28 hari lagi.

Kategori :