BOLOGNA, oganilir.co - Persaingan menjadi pemuncak klasemen Serie A 2025-2026 terjadi antara dua klub dalam satu kota. Ya, AC Milan terus menempel Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia. Ini terjadi usai Rossoneri melibas Bologna 3-0.
Pada laga di Renato Dall'Ara, Rabu 4 Februari 2026 dini hari WIB, Milan cuma menguasai 46 ball possesion tapi agresif dalam menyerang karena daa tujuh attempts on target dari total 10. Sementara Bologna cuma melepaskan dua attempts on target dari total 13.
Gol-gol Milan dicetak Ruben Loftus-Cheek dan penalti Christopher Nkuku di babak pertama, yang dilanjutkan Adrien Rabiot di babak kedua.
BACA JUGA:Derbi Milan Serie A 2025-2026 - Tampil Menyerang, Inter Kalah dari AC Milan 0-1
Milan pun tetap di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 50 poin dari 23 laga, selisih lima poin dari Inter di puncak. Bologna ke posisi ke-10 dengan 30 poin setelah mengalami tiga kekalahan beruntun.
Jalannya pertandingan
Sejak awal laga, Milan bermain agresif dan menekan pertahanan Bologna. Satu peluang didapat Ruben Loftus-Cheek pada menit kedelapan tapi bola sepakannya bisa ditepis Federico Ravaglia.
Malick Fofana juga punya kans bikin gol pada menit ke-17 andaikan tandukannya tak menyamping tipis di sisi kiri gawang.
BACA JUGA:Tumbangkan AC Milan 2-0, Napoli Melaju ke Final Supercoppa Italia
Milan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-20 lewat Loftus-Cheek. Diawali bola tandukan Nkunku yang ditepis Ravaglia, bola muntah dengan cepat disambar Rabiot dan mengarah ke Loftus-Cheek yang mudah saja menyonteknya di depan gawang kosong.
Unggul satu gol membuat Milan lebih nyaman dalam bermain dan bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-39 lewat penalti Nkunku, setelah penyerang Prancis itu dijatuhkan Ravaglia.
Nkunku dengan dingin mengecoh Ravaglia saat menggulirkan bola ke sisi kiri kiper. Skor 2-0 bertahan sampai turun minum.
Babak kedua berjalan tiga menit, Milan memperlebar jarak jadi 3-0 berkat gol Rabiot. Lemparan ke dalam Bologna tidak sempurna sehingga bola bisa diambil Rabiot dan langsung menjebol Ravaglia dari dekat.
BACA JUGA:Menang Adu Penalti Atas Inter Milan, Bologna Tantang Napoli di Final Supercoppa Italia
Nkunku hampir mencetak gol keempat Milan pada menit ke-50 andaikan bola tembakannya tidak dibendung Ravaglia.
Unggul tiga gol, Milan menurunkan tempo permainan dan tidak begitu banyak lagi peluang tercipta. Nicklas Fullkrug yang masuk sebagai pengganti pada menit ke-82 coba menjebol jala Bologna, tapi sudut tembakan tidak begitu bagus sehingga bisa ditepis Ravaglia.