“Informasi langsung diterima dari warga setempat kepada tim Damkar. Pemadaman api dimulai pukul 23.30 WIB, dibantu oleh Kades dan perangkat, warga serta Polsek Pangkalan Lampam hingga berhasil padam pukul 01.30 WIB,” jelas Rayendra.
Dikatakan Rayendra, untuk asal api dugaan sementara dari korsleting listrik. Korban jiwa tidak ada, sementara kerugian material diperkirakan capai Rp150 juta.
Selain bangunan, isi musala dan seperangkat sound system beserta peralatan lainnya juga ludes terbakar.