OGANILIR.CO-Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, selama Bulan Suci Ramadan 1447 H, Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan razia dan patroli dalam rangka Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) Tahun 2026, pada Sabtu malam, 21 Februari 2026.
Kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dilaksanakan di Mapolres Ogan Ilir pada pukul 22.00 WIB. Apel dipimpin oleh Kabag Ops Polres Ogan Ilir, Georgie Absalom Sakul, didampingi Pawas, Padal, serta seluruh personel yang terlibat sesuai surat perintah.
Sebanyak 73 personel diterjunkan dalam kegiatan ini yang terdiri dari tim koordinator, lidik, preventif, gakkum, turlalin, humas, dokkes, dan TIK. Seluruh personel bersinergi melaksanakan patroli secara maksimal guna mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
BACA JUGA:Polres Ogan Ilir Tertibkan Penjual Petasan, Operasi Pekat 2026
Patroli dilaksanakan dengan rute Mapolres Ogan Ilir – Jalan Lintas Indralaya – Prabumulih Desa Bakung – dan kembali ke Mapolres. Sasaran kegiatan meliputi lokasi remang-remang, peredaran minuman keras, narkoba, perjudian, pemeriksaan kendaraan roda dua, serta titik-titik rawan premanisme, pungutan liar, dan kejahatan jalanan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan seorang pemilik warung beserta seorang ibu dan anak yang berada di lokasi saat razia berlangsung. Ketiganya diduga berada di tempat yang menjual minuman keras tanpa izin.
Selanjutnya, mereka diamankan ke Mapolres Ogan Ilir untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan awal, pembinaan, serta pembuatan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
BACA JUGA:Pulang Sekolah, Putri Langsung Nyetir Angkot Gantikan Ayah
Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah minuman keras berupa bir, anggur merah, guinness, dan tuak sebanyak kurang lebih 20 liter.
Petugas juga melakukan penindakan terhadap 4 unit kendaraan roda dua serta memberikan 52 kali teguran kepada masyarakat yang kedapatan melanggar aturan.
Sementara itu, untuk kasus senjata api, senjata tajam, narkoba, premanisme, prostitusi, perjudian, dan kejahatan jalanan, hasilnya nihil.
BACA JUGA:Ramadan, Polsek Pemulutan Tetap Laksanakan Penanaman Jagung di Desa Pemulutan Ilir
Kabag Ops Polres Ogan Ilir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Ogan Ilir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Razia dan patroli ini kami laksanakan secara rutin dalam rangka Operasi Pekat 2026, khususnya selama bulan suci Ramadhan, guna menekan penyakit masyarakat serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga,” ujarnya.
Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan serta menghindari aktivitas di luar rumah pada jam-jam rawan.
BACA JUGA:Tumbangkan Svitolina, Pegula Juara Dubai Duty Free Championships 2026
Secara keseluruhan, kegiatan Operasi Pekat 2026 yang dilaksanakan Polres Ogan Ilir berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Hal ini menunjukkan kesiapsiagaan jajaran Polres Ogan Ilir dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Ogan Ilir berharap dapat terus menekan angka kriminalitas dan penyakit masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga, khususnya selama pelaksanaan ibadah di Bulan Suci Ramadhan.(Sid)