Academy Award ke-98 Jadi Panggung Kampanye Perdamaian, Javier Bardem Jadi Pusat Perhatian

Senin 16-03-2026,15:50 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

LOS ANGELES, oganilir.co - Panggung Academy Award ke-98 tiba-tiba menjadi ajang kampanye dadakan bagi aktris dunia. Javier Bardem mencuri perhatian pengunjung bukan karena mendapat penghargaan. Tapi karena pernyataan tegas yang ia sampaikan di atas panggung.

Saat maju untuk mempersembahkan kategori Best International Feature Film, aktor asal Spanyol itu membuka pidatonya dengan kalimat singkat namun langsung mengundang reaksi.

"No to war, and free Palestine."

Tentu saja ucapan tersebut langsung disambut tepuk tangan panjang dari para hadirin di Dolby Theatre, Los Angeles. Momen itu menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan sepanjang malam Oscar 2026.

BACA JUGA:Aktor Pemeran Antagonis Cary-Hiroyuki Tagawa Meninggal

Sikap Bardem sebenarnya sudah terlihat sejak red carpet. Pemeran Anton Chigurh dalam No Country for Old Men itu datang memakai tuksedo abu-abu gelap dengan dua pin di bagian lapel.

Salah satunya bertuliskan "No a la Guerra" yang berarti "Tidak untuk perang", sementara pin lain menampilkan gambar Handala, simbol yang sering digunakan sebagai lambang identitas dan perlawanan Palestina.

Salah satunya bertuliskan "No a la Guerra" yang berarti "Tidak untuk perang", sementara pin lain menampilkan gambar Handala, simbol yang sering digunakan sebagai lambang identitas dan perlawanan Palestina.

Di panggung, Bardem tampil bersama Priyanka Chopra Jonas untuk mengumumkan pemenang Best International Feature Film. Penghargaan tersebut akhirnya jatuh kepada film Norwegia Sentimental Value.

BACA JUGA:4 dari 5 Negara Pemegang Hak Veto DK PBB Mendukung Palestina Merdeka, Hanya AS yang Belum

Ini bukan pertama kalinya Bardem menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Ia termasuk salah satu sineas yang menandatangani petisi Film Workers for Palestine, sebuah gerakan yang menyerukan boikot terhadap perusahaan film yang dianggap terlibat dalam konflik dan pelanggaran HAM.

Selain itu, ia juga terlibat dalam produksi film yang mengangkat isu serupa, termasuk proyek All That's Left of You karya sutradara Palestina-Amerika Cherien Dabis yang ikut bersaing di Oscar tahun ini.

Oscar 2026 memang diwarnai banyak pernyataan politik dari para selebritas. Beberapa tamu terlihat memakai pin bertema gencatan senjata dan perdamaian, sementara sejumlah artis juga menyampaikan pesan soal konflik global di depan media. (detik.com/dri)

 

Kategori :