PALEMBANG, oganilir.co - Bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah telah berlalu. Namun Harga ayam potong di pasar tradisional Palembang masih tinggi. Sampai hari ini Kamis (26/3/2026), harga ayam potong di Palembang masih tinggi, yakni Rp41 ribu per kg.
Pantauan oganilir.co di Pasar Tradisional Alang-Alang Lebar, Palembang, Kamis (26/3/2026), beberapa pedagang ayam potong di menjual dengan harga Rp41 ribu per kg. Walaupun tidak banyak pembeli, namun persediaan ayam potong tidak banyak. Stok ayam potong yang diletakkan di atas lapak tidak lebih dari 10 kg. Pembeli pun tidak antusias membeli ayam potong seperti saat menjelang Lebaran Idulfitri.
Nanda, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Alang-Alang Lebar, Palembang menuturkan bahwa tingginya harga ayam potong karena terbatasnya persediaan. Persediaan ayam potong di Palembang sedikit, sehingga harga tinggi.
BACA JUGA:Tradisi Terjaga, Ketua RT di Palembang Bagikan 180 Ekor Ayam
"Sudah hukum pasar, pak. Kalu barang sedikit, hargo pasti tinggi," kata Nanda saat dibincangi oganilir.co.
Selain karena stok sedikit, lanjut Nanda, progam pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi penyebab banyaknya permintaan akan ayam potong. Catering MBG selalu membeli ayam dalam jumlah banyak setiap hari.
"MBG ini yang bikin persediaan daging ayam sedikit," ujarnya.
Dia mengakui biasanya setelah Bulan Ramadan dan Lebaran Idulfitri, harga sembako, khususnya ayam potong akan turun. Namun tahun ini, harga ayam potong masih tinggi walaupun setelah Lebaran.
"Ayam potong banyak diborong catering MBG," pungkasnya.