Iran Ogah Hadiri Perundingan dengan AS di Pakistan, ini Penyebabnya

Senin 20-04-2026,05:46 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

BACA JUGA:Tanker Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Pemerintah Berburu Minyak ke Amerika-Afrika

Trump mengatakan kapal berbendera Iran, Touska, berada di bawah sanksi Departemen Keuangan AS "karena riwayat aktivitas ilegal sebelumnya."

Iran sempat membuka kembali selat tersebut pada Jumat (17/4), sebagai pengakuan atas gencatan senjata Israel-Hezbollah di Lebanon, tetapi menutupnya kembali pada hari berikutnya sebagai tanggapan atas blokade yang dipertahankan Amerika Serikat.

Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap upaya untuk melewati selat tanpa izin "akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh, dan kapal yang melanggar akan menjadi sasaran".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, pada Ahad (19/4), mengatakan bahwa blokade tersebut merupakan "pelanggaran" terhadap gencatan senjata dan hukuman kolektif ilegal terhadap rakyat Iran.

BACA JUGA:Hari ini DK PBB Gelar Voting Terhadap Selat Hormuz, ini Waktunya

Sejumlah kecil kapal tanker minyak dan gas telah melintasi selat tersebut pada Sabtu (18/4) pagi, selama pembukaan kembali yang singkat, tetapi pada Ahad (19/4) pagi, data pelacakan menunjukkan jalur air tersebut kosong dari kapal. Pada sore hari sebelumnya, tiga insiden yang melibatkan tembakan dan ancaman Iran terhadap kapal komersial menunjukkan bahaya dari setiap upaya penyeberangan. (detik.com/dri)

 

Kategori :