Selat Hormuz Dibuka, Trump Sampaikan Terima Kasih ke Iran
Selat Hormuz. Foto: Antara--
oganilir.co - Selat Hormuz yang selama hampir beberapa pekan diblokade oleh Iran, akhirnya dibuka. Iran mengumumkan pembukaan jalur lalu lintas laut dunia itu.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama gencatan senjata berlangsung.
“Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” kata Araghchi melalui media sosial X, dipantau di Jakarta.
BACA JUGA:Kesepakatan Damai dengan Iran Tercapai, Trump Siap Terbang ke Pakistan
Dia mengatakan bahwa jalur perkapalan yang dibuka adalah sesuai koordinasi sebagaimana diumumkan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Republik Islam Iran.
Merespons pengumuman Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasi atas keputusan Teheran tersebut.
“Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Iran terbuka sepenuhnya dan siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!” kata Trump dalam kirimannya di platform Truth Social dengan menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Iran”.
Tetapi, selang beberapa saat, Presiden Trump menyampaikan lagi di Truth Social bahwa pihaknya tetap akan melanjutkan blokadenya terhadap pelabuhan Iran hingga negosiasi dengan negara tersebut selesai sepenuhnya.
BACA JUGA:Tolak Pemindahan Venue, Presiden FIFA Pastikan Iran Tampil di Piala Dunia 2026
“Blokade laut akan tetap diberlakukan secara penuh terhadap Iran, hingga saat di mana transaksi dengan Iran 100 persen selesai,” kata Trump dalam kiriman berikutnya itu.
Namun demikian, Trump optimistis bahwa langkah tersebut tak akan berlangsung lama, mengingat “sebagian besar dari poin perundingan telah dinegosiasikan,”.
Adapun AS dan Iran telah melakukan negosiasi putaran pertama pada Sabtu (11/4) di Islamabad, Pakistan, setelah Presiden Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua pekan.
Namun, pada Ahad (12/4) pagi, Wakil Presiden AS JD Vance, selaku ketua delegasi AS, menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan tersebut dan delegasi AS kembali tanpa hasil.
BACA JUGA:Trump Isyaratkan Kembali Berunding dengan Iran di Pakistan Pekan ini
Sumber:


