AS Blokade Selat Hormuz, Kepala AL Iran Sebut Tindakan Konyol
Angkatan Laut Iran.--
oganilir.co - Kendati gencatan senjata terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, namun situasi di Timur Tengah masih panas karena Selat Hormuz.
Gagalnya perundingan Iran dan AS di Pakistan pada akhir pekan lalu menjadi pemicunya. Presiden AS Donald Trump mengatakan negosiasi maraton di Pakistan berjalan baik dan sebagian besar poin telah disepakati.
Namun, Trump mengatakan Teheran menolak untuk mengalah dalam masalah program nuklirnya. Trump pun langsung memerintahkan Angkatan Laut AS memblokade Selat Hormuz.
"Berlaku segera, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang terbaik di dunia, akan memulai proses pemblokadean terhadap setiap dan seluruh Kapal yang mencoba masuk, atau keluar, dari Selat Hormuz," kata Trump di platform Truth Social miliknya dilansir kantor berita AFP, Minggu (12/4/2026).
BACA JUGA:Tegang, Militer AS Blokade Pelabuhan Iran Mulai Hari ini
"Setiap orang Iran yang menembak ke arah kami, atau ke arah kapal-kapal damai, akan diledakkan sampai hancur (blown to hell)!," imbuhnya.
Wakil Presiden AS JD Vance meninggalkan Pakistan tanpa kesepakatan setelah pembicaraan akhir pekan dengan tim yang dipimpin oleh ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf. Delegasi Teheran juga menyertakan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Pembicaraan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat gencatan senjata dua minggu, dengan kesepakatan akhir guna mengakhiri konflik.
Iran Tak Gentar Ancaman AS
BACA JUGA:Perundingan Iran-AS di Pakistan Gagal, Putin Siap Fasilitasi
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan negaranya tidak akan tunduk pada ancaman Trump perkara blokade Selat Hormuz. Ghalibaf memimpin delegasi Iran dalam perundingan damai dengan AS di Pakistan yang berujung kegagalan.
"Jika mereka melawan, kami akan melawan, dan jika mereka mengajukan argumen logis, kami akan menghadapinya dengan logika. Kami tidak akan tunduk pada ancaman apa pun, biarkan mereka menguji tekad kami sekali lagi sehingga kami dapat memberikan mereka pelajaran yang lebih besar," kata Ghalibaf kepada wartawan setelah kembali ke Teheran dari Islamabad, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (13/4/2026).
Kepala angkatan laut Iran, Shahram Irani, menyebut ancaman Trump untuk memblokade Selat Hormuz sebagai hal yang 'konyol'.
BACA JUGA:Berubah Sikap, Dubes Iran Hapus Postingan Kedatangan Delegasi di Pakistan
Sumber:


