Simak! Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Simak! Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Niat dan Tata Cara Mandi Sebelum Puasa Ramadhan--

oganilir.co - Bulan suci sudah di depan mata. Biasanya sebelum masuk 1 Ramadhan, banyak orang mulai mempersiapkan diri. Salah satu amalan yang sering ditanyakan adalah Mandi sebelum puasa Ramadhan. Apakah wajib? Siapa yang dianjurkan? Bagaimana niat dan tata caranya?

Supaya nggak bingung, yuk kita bahas lengkap dan runtut di artikel ini.

Apa Itu Mandi Sebelum Puasa Ramadhan?

Secara sederhana, Mandi sebelum puasa Ramadhan adalah mandi yang dilakukan untuk menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Mandi ini bisa bersifat sunnah maupun wajib, tergantung kondisi seseorang.

Tujuannya bukan cuma membersihkan tubuh secara fisik, tapi juga sebagai simbol kesiapan diri menyambut bulan penuh ampunan.

BACA JUGA:Inilah Manfaat Minum Teh Saat Sahur dan Berbuka Puasa

BACA JUGA:10 Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

Dalam ajaran Islam, kebersihan adalah bagian dari iman. Maka menyambut Ramadhan dengan tubuh yang bersih menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap bulan suci.

Namun perlu dipahami, mandi sebelum puasa tidak wajib bagi semua orang. Ia menjadi wajib hanya jika seseorang dalam kondisi hadats besar, seperti junub atau setelah haid dan nifas.

Siapa yang Dianjurkan Melakukannya?

Tidak semua orang wajib melakukan mandi sebelum puasa Ramadhan. Berikut ini beberapa kategori yang dianjurkan atau diwajibkan mandi:

 Orang yang dalam keadaan junub

Jika seseorang dalam kondisi hadats besar karena hubungan suami istri atau mimpi basah, maka ia wajib mandi sebelum menjalankan ibadah, termasuk shalat Subuh dan puasa.

BACA JUGA:Awal Puasa, Indonesia Sama dengan Arab Saudi? ini Penjelasannya

BACA JUGA:Kapan Puasa Ramadan 2026? ini Jadwalnya Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah

Puasa tetap sah walau mandi dilakukan setelah Subuh, selama niat puasanya sudah ada. Tapi untuk melaksanakan shalat, mandi wajib tetap harus dilakukan.

Wanita yang baru selesai haid atau nifas

Jika masa haid selesai tepat sebelum Ramadhan, maka wajib mandi besar sebelum melaksanakan ibadah puasa dan shalat.

Orang yang ingin menyambut Ramadhan dengan kesucian

Bagi yang tidak dalam kondisi hadats besar, mandi sebelum puasa Ramadhan hukumnya sunnah. Ini sebagai bentuk persiapan lahir dan batin menyambut bulan suci.

Banyak ulama menganjurkan mandi sunnah di malam pertama Ramadhan sebagai bentuk pengagungan bulan tersebut.

Keutamaan Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Walau tidak selalu wajib, mandi sebelum puasa Ramadhan punya beberapa keutamaan yang sayang dilewatkan.

Membersihkan Diri Secara Lahir dan Batin

Mandi bukan hanya membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi juga menjadi simbol penyucian diri sebelum memasuki bulan penuh rahmat.

Menambah Kekhusyukan Ibadah

Saat tubuh segar dan bersih, ibadah terasa lebih nyaman. Shalat Subuh pertama di bulan Ramadhan pun bisa dijalankan dengan lebih khusyuk.

Bentuk Mengagungkan Bulan Suci

Ramadhan adalah bulan istimewa. Menyambutnya dengan mandi sunnah menunjukkan rasa hormat dan kesiapan kita menjalankan ibadah penuh.

Menghilangkan Hadats Besar

Jika mandi tersebut adalah mandi wajib, maka ia menjadi syarat sah untuk melaksanakan ibadah tertentu seperti shalat dan thawaf.

Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Niat adalah bagian penting dalam setiap ibadah. Dalam Islam, niat cukup di dalam hati. Tidak wajib dilafalkan, tetapi boleh dibaca untuk membantu menghadirkan kesungguhan hati.

Jika mandi dilakukan sebagai sunnah menyambut Ramadhan, maka niatnya adalah sebagai berikut:

Niat Mandi Sunnah Ramadan

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadhona lillâhi ta’âlâ.

Artinya:

“Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.”

Jika mandi dilakukan karena hadats besar, maka niatnya berbeda.

Niat Mandi Wajib Ramadan

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya:

“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mandi Ramadan

Menurut buku Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunah Berikut Juz ‘Amma untuk Pemula karya Zaky Zamani, tata cara mandi sunnah Ramadan pada dasarnya sama dengan mandi wajib.

Artinya, langkahnya tidak berbeda jauh dengan mandi besar pada umumnya.

Berikut tata caranya:

Membaca Niat

Membersihkan Kotoran dan Najis Terlebih Dahulu

Berwudhu Sebelum Mandi

Menghadap Kiblat

Menyiram Kepala Tiga Kali

Membasuh Tubuh dan Mendahulukan Sisi Kanan

Pastikan Air Mengenai Seluruh Tubuh

Apakah Puasa Sah Jika Belum Mandi?

Ini pertanyaan yang sering muncul. Jawabannya: puasa tetap sah meskipun seseorang belum mandi wajib hingga masuk waktu Subuh, selama ia sudah berniat puasa sebelum fajar.

Namun ia tetap wajib segera mandi untuk melaksanakan shalat Subuh.

Jadi jangan khawatir jika bangun dalam keadaan junub dan belum sempat mandi sebelum adzan Subuh. Puasa tetap sah, asalkan tidak melakukan hal yang membatalkannya.

Waktu Terbaik Mandi Sebelum Puasa Ramadhan

Mandi sebelum puasa Ramadhan bisa dilakukan:

Pada malam hari sebelum tidur

Setelah sahur

Atau sebelum shalat Subuh

Untuk mandi sunnah menyambut Ramadhan, biasanya dilakukan pada malam pertama Ramadhan setelah masuk waktu Maghrib. Sementara mandi wajib harus dilakukan sebelum melaksanakan shalat.

Mandi sebelum puasa Ramadhan adalah amalan yang dianjurkan sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci. Hukumnya bisa menjadi wajib jika seseorang dalam keadaan hadats besar. Keutamaannya bukan hanya soal kebersihan fisik, tetapi juga kesiapan hati dan niat dalam menjalankan ibadah.

Semoga dengan memahami mandi sebelum puasa Ramadhan, kita bisa menyambut bulan suci dengan lebih siap dan tenang.

Sumber: