Bibit Jagung Ditebar Di Lahan 2 Hektar, Polsek Muara Kuang Dukung Program Ketahanan Pangan
Tanam Jagung dilahan 2 hektar Desa Tanabang Muara Kuang Ogan Ilir--
OGANILIR.CO-Program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di Desa Tanabang Ilir, Kecamatan Muara Kuang, kembali berjalan efektif dengan dimulainya penanaman di lahan seluas 2 hektar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan “Satu Desa Satu Hektar” yang dibiayai melalui Dana Desa, dan mendapat dukungan penuh dari Polsek Muara Kuang.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K. memberikan apresiasi atas pelaksanaan program ini, khususnya kepada Desa Tanabang Ilir yang telah tiga kali melakukan penanaman jagung di lokasi yang sama.
BACA JUGA:PBNU Siap Gelar Rapat Pleno, ini Waktunya
“Desa Tanabang Ilir menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan. Konsistensi ini patut menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan agar Polsek jajaran terus melakukan pendampingan kepada masyarakat dan kelompok tani.
Kegiatan penanaman diwakili oleh jajaran pemerintahan dan unsur desa, di antaranya Kasi PMD Kecamatan Muara Kuang Dira Arianza SKM dan staf, Kanit Binmas Polsek Muara Kuang Bripka Jon Sutrisno, Kepala Desa Tanabang Ilir Irvan Sanjivaredy, Ketua BPD beserta anggota, Ketua Bumdes, PPL Desa Tanabang Ilir, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.
BACA JUGA:Khawatir Jadi Alat Teror, Pemerintah Israel Musnahkan Ratusan Buaya
Penanaman jagung jenis jagung pipil ini berjalan aman dan tertib, dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ketahanan pangan yang telah dilakukan oleh seluruh desa di wilayah hukum Polsek Muara Kuang.
Desa Tanabang Ilir sebelumnya telah melaksanakan tiga tahap penanaman, yaitu penanaman percontohan Polsek Muara Kuang, penanaman tahap 1 Dana Desa, dan penanaman tahap 2 yang dilakukan saat ini.
BACA JUGA:Tim Beregu Putra Indonesia Dapat Bye di Putaran Pertama SEA Games 2025 Thailand
Hasil panen yang maksimal pada tahap-tahap sebelumnya menjadikan desa ini sebagai rujukan penerapan program ketahanan pangan di wilayah Ogan Ilir.
Kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(Sid)
Sumber:


