Danrem 044/Gapo Ikuti Rakor Percepatan Opla dan Cetak Sawah

Danrem 044/Gapo Ikuti Rakor Percepatan Opla dan Cetak Sawah

Rakor Opla dan cetak sawah --

Palembang –OGANILIR.CO-Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Kegiatan Cetak Sawah yang dilaksanakan secara video conference.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Penyediaan Lahan Kementerian Pertanian, dan diikuti oleh jajaran terkait dari berbagai wilayah, Jumat 23 Januari  2026.

Dalam rakor tersebut, Danrem 044/Gapo melaporkan progres pelaksanaan program cetak sawah di wilayah Kodim jajaran Korem 044/Gapo, meliputi capaian luasan serta kondisi pelaksanaan di lapangan.

BACA JUGA:Nubia V70 : Disupport Layar IPS LCD dengan Refresh Rate 120Hz

Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyampaikan komitmen jajarannya dalam mendukung percepatan program cetak sawah sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami terus mendorong jajaran Kodim untuk mengoptimalkan pelaksanaan program cetak sawah sesuai target yang telah ditetapkan, dengan tetap berkoordinasi aktif bersama pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujar Danrem.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa strategi percepatan menjadi fokus utama dalam rakor tersebut.

BACA JUGA:Vivo V25e : Pilihan HP Rp2 Jutaan yang Dibekali Penyimpanan Dapat Ditambah Sampai 1TB

“Strategi percepatan yang dibahas meliputi identifikasi sisa target luasan dan waktu pelaksanaan, ketersediaan serta kemampuan alat, hingga perhitungan kebutuhan alat agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan tepat waktu,” tambahnya.

Di tempat yang berbeda, juga digelar Rapat Koordinasi Optimasi Lahan dan Cetak Sawah di Provinsi Sumatera Selatan yang diikuti oleh para Dandim jajaran Korem 044/Gapo.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Vivo V25e : Pilihan HP Rp2 Jutaan yang Dibekali Penyimpanan Dapat Ditambah Sampai 1TB

Danrem berharap melalui sinergi yang kuat antara TNI dan seluruh pemangku kepentingan, program cetak sawah dan optimasi lahan di wilayah Sumatera Selatan dapat berjalan maksimal.

“Sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.(Sid)

Sumber: