Penumpang Gelap Nyelip di Roda Pesawat Penerbangan Aljazair-Prancis, Bagaimana Nasibnya?

Penumpang  Gelap Nyelip di Roda Pesawat Penerbangan Aljazair-Prancis, Bagaimana Nasibnya?

Ilustrasi. --

Penumpang  Gelap Nyelip di Roda Pesawat Penerbangan Aljazair-Prancis, Bagaimana Nasibnya?

ORAN, oganilir.co - Pengelola bandara di Aljazair kecolongan. Seorang penumpang gelap berhasil masuk ke bandara dan masuk dalam kompartemen roda pesawat. Penumpang gelap tersebut akhirnya ikut dalam penerbangan Aljazair tujuan Prancis.

Sang penumpang selamat, namun harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawaatan karena kurang oksigen.

Dilansir dari DW, Jumat 29 Desember 2023, seorang pria ditemukan tersembunyi di kompartemen roda pendaratan pesawat komersial yang terbang ke Paris dari Aljazair. Pria itu ditemukan di ruang bawah pesawat selama pemeriksaan teknis setelah penerbangan Air Algerie dari Oran, Aljazair, mendarat di bandara Paris Orly pada Kamis 28 Desember 2023.

Pengelola bandara mengatakan ke AFP, pria tersebut ditemukan masih hidup, namun kondisinya kritis karena hipotermia parah setelah terbang 2,5 jam. Pria berusia 20-an ini tak memiliki kartu identitas dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

BACA JUGA:Luar Biasa, Guru SMKN 1 Tulung Selapan ini Mampu Ciptakan Pesawat-Kapal Pembersih Sampah

Pesawat komersial terbang di ketinggian 30.000 hingga 40.000 kaki (9.000 hingga 12.000 meter) di mana suhu biasanya turun hingga -50 derajat Celcius (-58F). Kekurangan oksigen membuat sulit bagi siapa pun yang bepergian dalam kompartemen roda pendaratan yang tidak memiliki pemanas dan juga tidak bertekanan.

Menurut data Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), 132 orang mencoba melakukan perjalanan di kompartemen roda pendaratan pesawat komersial antara tahun 1947 dan 2021. Dan angka kematian orang yang mencoba melakukan perjalanan dengan cara ini adalah 77 persen.

Pada bulan April tahun ini, mayat seorang pria ditemukan di roda pendaratan sebuah pesawat di bandara Schiphol Amsterdam yang terbang dari Toronto, yang sebelumnya lepas landas dari Nigeria.

Pada tahun 2015, jenazah penumpang gelap dalam penerbangan British Airways dari Johannesburg ke Heathrow mendarat di sebuah toko di Richmond, barat daya London. penumpang gelap kedua selamat dari penerbangan 10 jam dan ditemukan di bagian bawah pesawat.

 

Sumber: