Dua Buah Mobil Dinas di Prabumulih Dirusak Oknum Pelajar

Dua Buah Mobil Dinas di Prabumulih Dirusak Oknum Pelajar

Mobil dinas di Prabumulih dirusak Oknum Pelajar --

Dua Buah Mobil Dinas di Prabumulih Dirusak Pelajar 

PRABUMULIH, oganilir.co - Dua buah mobil Dinas yang terparkir di halaman kantor di lantai dasar eks Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yang saat ini ditempati oleh beberapa Dinas seperti Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Petro Prabu, Bappeda dan beberapa UPTD lain.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dua mobil yang dirusak yakni jenis Daihatsu Taruna nopol BG 1247 CZ yang dimodif stiker nanas tulisan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Prabumulih Pelayanan Administrasi Kependudukan Tidak Dipungut Biaya pernah dipakai untuk kegiatan karnaval.

Kondisi mobil yang sudah lama terparkir dan diduga jarang dipakai tersebut, nampak ringsek bagian bamper depan, kaca bagian depan retak seribu, bagian dalam banyak rusak dan berbagai kerusakan lain.

Selain itu, mobil jenis Mitsubishi Strada Single Kabin Nopol BG 8780 CF putih yang merupakan mobil Dinas PD Petro Prabu juga rusak. Kaca spion pecah, lampu di bagian belakang pecah dan banyak bekas telapak kaki di bagian depan mobil didiga diinjak-injak oleh pelaku.

BACA JUGA:Warga Keluhkan Bedeng di Prabumulih Jadi Tempat Mesum

Salah-seorang pegawai Disdukcapil, JS, mengatakan, kejadian pengrusakan dua mobil di halaman kantornya itu terjadi pada Jumat, 12 April 2024 siang. "Pelaku anak-anak, mungkin usia SMP atau SD," ujarnya. 

"Kami tahu kejadiannya tanggal 12 April karena lihat dari CCTV. Mereka semua anak-anak. Bahkan mereka dua kali ke TKP dimana tanggal 13 nya mereka datang lagi dan merusak CCTV yang ada," sebutnya sambil menunjuk kabel cctv yang sudah dirusak.

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Prabumulih, Haryadi dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. "Kita sudah melaporkan kejadiannya ke Polsek Prabumulih Barat," bebernya.

Untuk pelakunya sendiri, kata dia. Semuanya anak-anak yang berjumlah sekira 8 orang. "Untuk mobil yang dirusak ada dua. Mobil Disdukcapil dan mobil Petro Prabu," tukasnya. 

Sumber: