Pemerintah-Ormas Islam Kompak, Lebaran Idulfitri 31 Maret

Ilustrasi melihat hilal.--
Thomas menyebut posisi Bulan di Indonesia masih berada di bawah ufuk pada waktu maghrib tanggal 29 Maret.
"Keputusannya Idulfitri 1446 H: seragam 31 Maret 2025," kata Thomas seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (18/3).
BACA JUGA:Kapolres Ogan Ilir-Ketua Bhayangkari Ogan Ilir Tinjau Pospam Lebaran dan Beri Bingkisan
Sementara itu, mengacu Kalender Hijriah Indonesia yang dirilis Kementerian Agama RI Tahun 2025, Idulfitri 1 Syawal jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.
Tanggal ini juga tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yaitu Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024. SKB tersebut mengatur tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.
Akan tetapi, keputusan resmi mengenai tanggal Idulfitri 2025 versi pemerintah baru akan ditetapkan setelah Sidang Isbat digelar.
Idulfitri 2025 versi NU
Lebaran Idulfitri 2025 menurut Nahdlatul Ulama (NU), biasanya akan bersamaan dengan tanggal yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu 31 Maret 2025.
BACA JUGA:Menjelang Lebaran, Warga Pemulutan Ogan Ilir Tewas Ditusuk Dua Rekan Kerjanya
NU biasanya akan mengumumkan pelaksanaan Idulfitri atas dasar rukyatul hilal dan melakukan pemantauan hilal di berbagai wilayah di Indonesia.
Idulfitri 2025 versi Muhammadiyah
Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Hari Raya Idulfitri 2025.
Dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446 H, dituliskan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.
Muhammadiyah menetapkan tanggal Idulfitri berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode tersebut menghitung pergerakan bulan secara matematis tanpa perlu melihat hilal secara langsung.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga memperkirakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah akan berlangsung serempak antara pemerintah dan ormas-ormas Islam lainnya.
Sumber: