Harga Cabai-Sayur di Prabumulih Kompak Naik, ini Penyebabnya

Pedagang cabai di PTM Prabumulih. foto: dian SEG--
Harga Cabai-Sayur di Prabumulih Kompak Naik, ini Penyebabnya
PRABUMULIH, oganilir.co - Harga cabai di sejumlah Pasar di kota Prabumulih "kesetanan". Bahkan, per Senin 6 November 2023 tak hanya cabai, sejumlah sayuran dan bawang juga mengalami kenaikan.
Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Modern (PTM) Prabumulih, harga cabai kompak naik. "Untuk cabai merah keriting, per hari ini (6/11) harga Rp80 ribu/kg dari sebelumnya Minggu (5/11) masih di harga Rp60 ribu/kg," kata Septi Apriyani, salah satu pedagang sayur di PTM.
Sementara, untuk harga cabai setan di angka Rp100 ribu/kg dari harga sebelumnya di hari Ahad 5 November 2023masih di harga Rp80 ribu/kg. "Modal cabai setan hari ini Rp90 ribu/kg," jelasnya.
Lebih lanjut, perempuan yang sudah 15 tahun berjualan di PTM tersebut mengatakan, kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit di harga Rp80 ribu/kg dari sebelumnya Rp60 ribu/kg dan cabai hijau di harga Rp40 ribu/kg dari sebelumnya Rp20 ribu/kg sehingga mengalami kenaikan hingga 100 persen.
BACA JUGA:Benarkah Tol Indralaya-Prabumulih Masih Gratis. Cek Disini ?
Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang dijual di harga Rp30 ribu/kg dengan modal Rp28 ribu/kg. Sedangkan di hari Ahad 5 November 2023 harga bawang merah masih di angka Rp24 ribu/kg.
Tak hanya cabai, harga sayur mayur juga mengalami kenaikan. "Informasinya, harga cabai dan sayur naik semua karena tidak ada pasokannya karena bulan kemarau banyak sayuran gagal panen," sebutnya mengaku penjualan juga sepi dan masyarakat yang datang ke pasar juga menurun drastis.
Ditambahkan pedagang lainnya, Fitri juga menjual cabai merah keriting di harga Rp80 ribu/kg dari sebelumnya Rp60 ribu/kg. Sementara, untuk harga cabai hijau di harga Rp20 ribu seperempat dari sebelumnya Rp14 ribu seperempat.
"Wortel hari ini juga naik di harga Rp20 ribu/kg dari sebelumnya Rp18 ribu/kg," terangnya mengaku kenaikan harga terjadi karena banyak tanaman mati karena musim kemarau dan stok barang juga rebutan di agen.
Sumber: