Modus Scam Marak, Polres Muratara Himbau Warga Waspada

Modus Scam Marak, Polres Muratara Himbau Warga Waspada

Ilustrasi.--

Modus Scam Marak, Polres Muratara Himbau Warga Waspada 

MURATARA, oganilir.co - Kapolres Musi Rawas Utara (Muratara) AKBP Koko Arianto Wardhani mengimbau agar seluruh masyarakat mewaspadai modus scammer menjelang Pemilu 2024. Pasalnya, penipuan dengan modus scammer ini bisa menguras saldo rekening korbannya hingga tanpa sisa.

Modus scammer sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Pelaku sering mengirim pesan singkat yang berisikan scammer melalui aplikasi pesan singkat, seperti WhatsApp dengan mengatasnamakan insitusi atau publik pigur tertentu.

Namun para pelaku kerap merombak cara penipuan dengan beragam trend dan isu terbaru. Termasuk isu trend menjelang Pemilu 2024. Koko Arianto Wardhani meminta masyarakat di Kabupaten Muratara, harus lebih waspada terkait aksi penipuan scammer ini.

"Modus baru meretas Hp yang pelaku lakukan seperti mengirimkan APK PPS Pemilu 2024. jika menemukan kiriman seperti itu jangan diklik," kata Koko Arianto, Rabu 6 Desember 2023.

BACA JUGA:Oknum Polisi Nakal Melarikan Diri, Kapolres Muratara : jelas bisa diancam PTDH

Dia meminta warga agar melakukan pengecekan terlebih dulu, terhadap setiap kiriman aplikasi yang masuk ke pesan singkat. 

"Setiap kiriman serupa, jangan keburu dibuka. Diliat jika APK PDF Huruf P besar & PDF Huruf Besar semua jangan dibuka," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Sopian Hadi menjelaskan, saat ini cukup banyak modus scam penipuan yang digunakan pelaku kriminal untuk menguras saldo di rekening korbannya. Pihaknya meminta, agar masyarakat tidak sembarangan memberikan info atau data pribadi kepada siapapun.

"Apa lagi terhadap orang tidak dikenal atau yang menghubungi melalui online, atau telepon," pintanya.

Masyarakat juga diminta untuk berhati-hati dan menghindari jaringan internet yang sumbernya tidak jelas. Jangan klik atau install tautan atau aplikasi sembarangan, dalam bentuk sosial media, email, atau pesan apa pun.

BACA JUGA:Anggota Aniaya Warga, Setelah Dilaporkan, Kapolres Muratara Sebut Alami Gangguan Jiwa

"Pastikan untuk install aplikasi hanya dari tempat yang bisa dipercaya. Selalu waspada jika mendapatkan pesan dari orang yang tak dikenal, usahakan untuk tidak membalas pesan," tegasnya.

Dia menyarankan bagi masyarakat yang mendapati modus serupa yang mengatasnamakan instansi atau orang yang kita kenal atau perusahaan tertentu, berupaya melakukan phising meminta data. 

Sumber: