Dokter Ahli Saraf AS Ingatkan untuk Tidak Mengonsumsi Nasi Sisa, ini Penjelasannya
Ilustrasi.--
oganilir.co - Mengonsumsi nasi sisa yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruang ternyata tidak bagi kesehatan dan menyimpan risiko serius bagi kesehatan Anda. Begini penjelasannya!
Ahli saraf asal Amerika Serikat (AS) Dr Baibinng Chen menyampaikan peringatan itu. Baibing Chen dikenal luas di media sosial dengan nama Dr Bing. Melalui sebuah video edukasi, ia menjelaskan bagaimana nasi yang disimpan tidak dengan benar dapat menyebabkan keracunan makanan langka yang berdampak hingga ke otak.
Dilansir dari DailyMailUK (2/1/2026), Dr Chen memaparkan kasus seorang pasien muda yang harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi nasi yang tidak disimpan dengan aman.
BACA JUGA:Inilah 5 Rekomendasi Topping Kreatif yang Menggugah Selera untuk Nasi Putih
Dari hasil pemindaian medis, terlihat adanya kerusakan pada struktur dalam otak pasien tersebut. Kondisi ini berkaitan dengan apa yang dikenal sebagai fried rice syndrome, yakni keracunan makanan akibat racun yang dihasilkan bakteri Bacillus cereus.
"Menghangatkan ulang nasi tidak akan menghancurkan racun tersebut jika sudah terbentuk," kata Dr Chen dalam penjelasannya.
Ia menekankan bahwa bakteri Bacillus cereus memang dapat mati saat proses pemanasan, tetapi racun yang dihasilkannya justru tahan panas. Meski begitu, Dr Chen mengakui bahwa kasus ini tergolong langka.
"Saya sering mendengar orang berkata bahwa mereka tumbuh besar dengan makan nasi sisa dan tidak pernah mengalami apa pun. Itu benar, sebagian besar orang baik-baik saja," katanya.
BACA JUGA:Inilah 8 Manfaat Minuman Jeruk Nipis Madu untuk Kesehatan Tubuh
Namun ia menegaskan ketika kasus ini terjadi, dampaknya bisa sangat berbahaya, terutama pada anak-anak dan remaja.
"Pada kelompok usia ini, racun dapat menyerang pusat energi sel otak dan menyebabkan kerusakan otak yang cepat," ujarnya.
Peringatan serupa juga disampaikan oleh Dr Joe Whittington. Sebelumnya ia menyoroti bahaya meninggalkan nasi dan pasta matang di suhu ruang terlalu lama. Ia mengulas kembali kasus tragis seorang mahasiswa berusia 20 tahun yang meninggal dunia setelah mengonsumsi pasta yang diduga dibiarkan selama beberapa hari.
Menurut Dr Whittington, makanan seperti nasi dan pasta merupakan tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak jika tidak segera didinginkan.
BACA JUGA:Inilah 7 Manfaat Ikan Asin untuk Kesehatan Tubuh
Sumber:

