Sinyal Perang di Depan Mata, Gugus Tempur Kapal Induk AS Menuju Timur Tengah

Sinyal Perang di Depan Mata, Gugus Tempur Kapal Induk AS Menuju Timur Tengah

Kapal Induk USS Abraham Lincoln. Foto: Antara--

ISTANBUL, oganilir.co - Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke Timur Tengah seiring Washington memperkuat kehadiran militernya di kawasan tersebut.

Kapal induk kelas Nimitz memasuki kawasan tersebut "untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui akun media sosial X.

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu mengatakan bahwa armada Amerika sedang menuju ke kawasan tersebut, dan mengatakan Washington memantau perkembangan di Iran dengan cermat.

BACA JUGA:Hubungan Memanas dengan Iran, AS Buka Pangkalan Udara di Qatar

Penilaian sebelumnya menyebutkan kurangnya kehadiran militer AS di Timur Tengah sebagai faktor yang membatasi opsi serangan dalam beberapa pekan terakhir, dengan para pejabat mencatat "situasi belum siap" setelah aset dialihkan ke Karibia dan Asia.

Para pejabat militer mengatakan saat itu bahwa waktu tambahan diperlukan untuk mempersiapkan pasukan sebelum potensi serangan apa pun, menurut laporan media AS.

Puluhan ribu orang telah berunjuk rasa di berbagai kota di Iran karena keluhan ekonomi dan depresiasi rial, yang mendorong Trump untuk memperingatkan tentang "penyelamatan" AS jika para pengunjuk rasa terbunuh, dengan menyatakan pasukan "siap siaga."

BACA JUGA:Giliran Prancis Larang Penggunaan Medsos Bagi Anak-Anak

Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan "respons keras," sembari mengancam akan mengambil tindakan jika eksekusi massal berlanjut. Namun, dia kemudian melunakkan retroikanya, dengan menyatakan bahwa Teheran telah berhenti membunuh para demonstrans menyusul peringatannya.

Para pejabat Iran memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan memicu respons "cepat dan komprehensif." (antaranews.com/dri)

Sumber: