OKI, oganilir.co – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam rangka studi tiru terkait penanganan dan penyelesaian sengketa pertanahan. Kunjungan ini disambut oleh Pj. Bupati OKI yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten OKI, Drs. H. Antonius Leonardo, M.Si., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kabupaten Banyuasin kepada Pemkab OKI sebagai lokus pembelajaran.
“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami menjadi rujukan dalam studi tiru mengenai penanganan dan penyelesaian sengketa pertanahan,” ujar Antonius Leonardo dalam sambutannya, di RRBS III Pemkab OKI, Kamis 6 Februari 2024. Kabupaten OKI telah memiliki regulasi khusus terkait penyelesaian kasus pertanahan, yaitu Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 Tahun 2017. Peraturan ini mengatur prosedur penanganan konflik lahan di Kabupaten OKI secara sistematis dan terstruktur. Dengan adanya regulasi ini, berbagai kasus sengketa tanah dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan adil bagi masyarakat. Lebih lanjut, Antonius Leonardo menegaskan bahwa Pemkab OKI terbuka untuk menjalin kerja sama, terutama dengan Kabupaten Banyuasin yang berbatasan langsung dengan OKI. “Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak serta masyarakat luas,” tambahnya. BACA JUGA:Paslon MURI Berkunjung ke Mesuji, Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat BACA JUGA:Kapolres Tinjau Budidaya Ikan Polsek Tanjung Batu, Program Ketahanan Pangan Nasional Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten OKI, Arie Mulawarman, S.STP., M.Si., turut memaparkan strategi Pemkab OKI dalam menangani konflik pertanahan. Salah satu strategi unggulan yang diterapkan adalah merekrut lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi ternama untuk memperkuat tim penyelesaian sengketa tanah. “Kami melakukan seleksi ketat terhadap anak-anak muda sarjana berkompetensi khusus, lalu memberikan pelatihan intensif mengenai penanganan konflik pertanahan yang tergabung dalam Tim Yuridis Dinas Pertanahan,” jelas Arie Mulawarman. Keberhasilan Pemkab OKI dalam menangani berbagai kasus pertanahan juga dibuktikan dengan sejumlah penghargaan yang telah diraih. Di antaranya adalah penghargaan dari Ombudsman serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) atas efektivitas kebijakan penyelesaian sengketa lahan di daerah tersebut. Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Banyuasin, Ir. Izro Maita, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan kesempatan berbagi pengalaman dari Pemerintah Kabupaten OKI. BACA JUGA:Pemerintah Bakal Batasi Mobil Membeli BBM Subsidi, ini Nama-Namanya BACA JUGA:Pemkab OKI Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari KemenPAN-RB “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Pemkab OKI telah memberikan banyak wawasan dan praktik terbaik yang dapat kami adaptasi di Banyuasin,” ujar Izro Maita. Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan sinergi antara kedua pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan pertanahan. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan permasalahan sengketa tanah dapat diminimalisir, sehingga kepastian hukum bagi masyarakat dapat terwujud. Acara ini juga menjadi ajang diskusi yang konstruktif antara jajaran Pemerintah Kabupaten OKI dan Banyuasin. Para peserta saling bertukar pandangan dan strategi yang efektif dalam menyelesaikan konflik pertanahan yang kerap terjadi di berbagai wilayah. Dengan adanya studi tiru ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat mengambil pelajaran berharga dari pengalaman Kabupaten OKI dalam menangani kasus pertanahan. Hal ini diharapkan dapat diterapkan di Banyuasin guna menciptakan sistem penyelesaian sengketa lahan yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.Banyuasin Kaji Tiru Penanganan Sengketa Lahan di Kabupaten OKI
Jumat 07-02-2025,20:50 WIB
Reporter : Khairunnisyak
Editor : Eni Nurhayati
Tags : #sengketa lahan
#pemkab oki
#pemerintah kabupaten banyuasin
#pemerintah
#konflik lahan
#dinas pertahanan
Kategori :
Terkait
Jumat 13-03-2026,14:22 WIB
Ini Jadwal Cuti Bersama Lebaran Idulfitri 2026
Jumat 20-02-2026,14:01 WIB
Pemkab OKI Anggarkan Isbat Nikah Tapi tak Terlaksana, ini Penyebabnya
Minggu 15-02-2026,09:18 WIB
Ikang Fawzi Dukung Sikap Kritis Chiki Fawzi Dalam Penyelenggaraan Haji
Senin 09-02-2026,06:00 WIB
Ini Aturan Baru Pembelian Gas Melon
Senin 02-02-2026,09:00 WIB
Prabowo Bertemu dengan Sejumlah Tokoh di Kediaman Kertanegara, ini Yang Dibahas
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,13:03 WIB
Uang Pas-pasan, Pedagang Cilok Mudik Berjalan Kaki dan Naik Truk
Rabu 18-03-2026,08:55 WIB
Gelar Dicabut dari Senegal, Maroko Juara Piala Afrika 2025, ini Masalahnya
Rabu 18-03-2026,05:56 WIB
Taklukkan Leverkusen, Arsenal Melangkah ke Perempat Final Liga Champions
Rabu 18-03-2026,07:48 WIB
Serangan Rudal-Drone Iran Makin Akurat, Pengamat Duga IRGC Gunakan Teknologi China
Rabu 18-03-2026,14:00 WIB
4 Jenis Skincare yang Bagus untuk Mencerahkan Kulit Wajah Berflek Hitam dengan Cepat
Terkini
Rabu 18-03-2026,22:00 WIB
Vivo Y05 Resmi Rilis : Dibekali Sertifikasi IP65 dan Refresh Rate 120Hz
Rabu 18-03-2026,21:00 WIB
Infinix Hot 11s NFC : Disupport Layar IPS LCD dengan Kamera Utama 50 MP
Rabu 18-03-2026,20:00 WIB
Samsung Galaxy A13 : Disupport Layar Lebar 6.6 Inci dengan Resolusi Full HD Plus
Rabu 18-03-2026,16:08 WIB