oganilir.co - Saat kucing yang sedang duduk di pangkuan kamu tiba-tiba saja mengibaskan ekornya, bisa jadi mereka sedang menyampaikan pesan tertentu. Beberapa kucing menggunakan gerakan ekor untuk mengekspresikan rasa takut, sementara yang lain menunjukkan ketidaknyamanan atau emosi tertentu.
Ekor merupakan bagian penting dari komunikasi nonverbal kucing untuk menunjukkan suasana hati mereka. Karena itu, penting untuk kamu memahaminya dan memperhatikan setiap gerakannya. Dengan memahami bahasa tubuh dari ekor kucing, kamu dapat merespons perilakunya dengan lebih tepat dan menghindari kesalahpahaman. Pelajari lebih jauh enam gerakan ekor kucing dan maknanya, seperti dikutip dari laman Love to Know. 1. Mengibaskan ekor Bagi anjing, gerakan mengibaskan ekor maju mundur menandakan bahwa anjing sedang merasa senang dan antusias, tetapi gerakan tidak berlaku bagi sebagian besar bagi kucing. Gerakan ini menunjukkan bahwa mereka sedang merasa kesal. BACA JUGA:Kucing Pipis Sembarangan? Ini Tips Bersihkannya agar Rumah Tidak Bau Pesing BACA JUGA:Inilah Cara Praktis Mengelola Aroma Kucing Agar Rumah Tetap Nyaman Jika kucing mengibaskan ekornya atau memukul-mukulkan ekornya ke lantai saat duduk, itu berarti mereka sedang kesal. Sebaiknya biarkan kucing sendirian jika mereka menunjukkan komunikasi ekor seperti ini. Umumnya, gerakan ekor yang tiba-tiba dan kasar menunjukkan ketidaknyamanan. Sebaliknya, gerakan ekor yang lebih lembut ke kanan dan ke kiri bisa menjadi tanda kucing sedang senang. 2. Ekor tegak dan melengkung Gerakan menjaga ekor tetap tegak dengan sedikit lengkungan di ujungnya menandakan kucing sedang “bahagia”. Gerakan ini menunjukkan bahwa mereka merasa percaya diri, nyaman, dan tidak masalah jika didekati. Tanda-tanda lain yang menunjukkan sahabat bulu sedang bahagia di antaranya menggesekkan tubuhnya ke kaki, mendengkur, telinga menghadap ke depan, dan kumis yang rileks. Untuk itu, jika kucing kamu menggerakan ekornya tegak dan melengkung ditambang gerakan tubuh tersebut bisa dipastikan bahwa kucing kamu merasa bahagia. 3. Ekor yang mengembang Gerakan ekor selanjutnya adalah ekor yang mengembang yang secara harfiah diartikan sebagai tanda marah atau tidak senang. Ini adalah gerakan insting bertahan hidup alami yang digunakan kucing setiap kali merasa terancam. BACA JUGA:Ketahui! Inilah 6 Penyebab Kucing Terus Menatap Pemiliknya BACA JUGA:Kenapa Kucing Suka Tidur di Atas Perut Pemiliknya? Inilah 6 Alasan untuk Kebiasaan yang Lucu ini Ekor yang mengembang dan punggung yang melengkung membuat kucing tampak lebih besar, yang dapat membantu menghalau predator. Pada saat kucing dalam posisi ini, sebisa mungkin jangan dekati kucing karena mereka takut atau marah dan bisa bertindak agresif. 4. Ekor bergetar Jika kucing menyambut kamu dengan ekor yang bergetar, itu menandakan mereka sangat senang melihat kamu. Biasanya, ekor mereka akan tegak dan tampak seolah-olah hampir bergetar. Gerakan ini sering kali terlihat seperti kucing sedang menyemprotkan urin, padahal tidak ada urine yang keluar. Perhatikan bahasa tubuh kucing lainnya untuk petunjuk lain tentang suasana hatinya karena ekor yang bergetar terkadang dapat menunjukkan ketidaksabaran atau kejengkelan, tetapi dalam kebanyakan kasus, itu berarti kucing sangat gembira. BACA JUGA:Tips Mudah Menghilangkan Bau Urine Kucing dari Pakaian BACA JUGA:3 Tips Ampuh untuk Menghilangkan Bau Kucing di Rumah Kucing berkomunikasi tentang perasaan mereka kepada manusia dan kucing lain melalui ekor mereka, dan beberapa posisi atau gerakan memang ditujukan khusus untuk kucing lain. 5. Ekor terlipat Gerakan ekor kucing yang diselipkan di antara ke dua kaki berarti kucing merasa khawatir. Kucing akan berjalan atau berdiri dengan ekor yang diselipkan sangat dekat dengan tubuhnya sebagai tanda penyerahan diri atau ketakutan. Selain itu, gerakan ini juga dapat menunjukkan rasa sakit. 6. Ekor horizontal Kucing yang sedang berbaring atau berjalan ke arah kamu dengan ekor horizontal kemungkinan besar sedang rileks atau santai. Ini adalah posisi ekor netral yang menunjukkan kucing merasa acuh tak acuh. BACA JUGA:Simak! Ternyata ini 4 Alasan Kucing Menghindari Air BACA JUGA:3 Tips Ampuh untuk Menghilangkan Bau Kucing di Rumah Biasanya, kucing dengan ekor horizontal tidak selalu merasa takut, tetapi juga tidak merasa terlalu bersemangat. Karena itu, perhatikan bahasa tubuh lainnya untuk mendapat petunjuk lebih lanjut tentang suasana hatinya.Simak! Begini Cara Memahami Perasaan Kucing, Perhatikan 6 Gerakan Ekornya
Jumat 02-01-2026,12:00 WIB
Editor : Vita
Kategori :