Khoirul Anam, Satpam Bergelar S2 yang Hasilkan 13 Karya Ilmiah

Kamis 05-02-2026,09:22 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

JAKARTA, oganilir.co - Bekerja sebagai anggota Satuan Pengamanan (Satpam) sama sekali tidak mengurungkan niat Khoirul Anam (28) untuk melanjutkan belajar di perguruan tinggi. 

Buktinya, pemuda asal Lampung ini mencatatkan prestasi tingkat nasional dengan meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai satpam dengan karya ilmiah terbanyak.

Pria yang menjadi satpam di sebuah bank BUMN Kantor Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara ini mendapatkan penghargaan tersebut pada Jumat (30/1/2026) setelah berhasil menerbitkan 13 karya ilmiah di jurnal nasional maupun internasional.

BACA JUGA:Gelapkan Sepeda Motor Satpam, Pelaku Dibekuk Polsek Tanjung Raja

“Awal mula saat saya menekuni menulis itu berawal dari menulis buku mutasi satpam. Dari situ ada keinginan untuk mengembangkan karya tulis di saat waktu-waktu luang,” kata Anam seperti dilansir Kompas.com, Selasa (3/2/2026).

Nekat merantau ke Jakarta 

Perjalanan Anam sebagai seorang satpam bermula pada 2018. Saat itu, ia nekat merantau dari kampung halamannya di Kabupaten Tanggamus, Lampung, ke Jakarta, hanya dengan modal Rp1 juta.

“Saya nekat merantau dari Lampung sampai ke Jakarta hanya modal biaya satu juta rupiah untuk bertahan hidup di Jakarta,” kata Anam.

BACA JUGA:Dosen UIM yang Ludahi Kasir Swalayan Dipecat, LLDikti Buka Suara

Sebagai satpam, Anam sempat ditempatkan di sejumlah lokasi, termasuk pusat perbelanjaan, sampai akhirnya ditugaskan di BRI Kantor Cabang Tanjung Priok pada 2022 hingga saat ini.

Perjalanan hidup Anam tidak selalu mulus. Pada 2018, ia sempat sakit hingga kritis, bahkan koma. Kondisi tersebut sempat membuat keluarga pesimistis terhadap peluang hidup Anam.

Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi titik balik hidupnya untuk berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. “Dari sakit itu sebenarnya sih ada motivasi. Saya harus hidup di umur kedua ini harus menjadi yang lebih baik,” kata Anam.

Setelah kembali bekerja, Anam mulai menekuni dunia pendidikan dan penulisan. Ia memulai kebiasaan menulis untuk mengisi waktu luang di sela tugasnya sebagai satpam.

BACA JUGA:Nelayan Padang Pariaman Tertolong dengan Penemuan Pengering Ikan Tenaga Surya Temuan Dosen Unand

Awal mula menulis karya ilmiah 

Ketertarikannya menempuh pendidikan tinggi muncul setelah ia bekerja sebagai satpam sejak 2018. Ia terpicu oleh diskusi dengan rekan kerja yang membuatnya berpikir tentang masa depan.

"Jadi dari situ saya berpikir ya, jadi saya nantinya di umur 28 tahun, saya sudah setidaknya memiliki satu gelar gitu. Dan alhamdulillah-nya, tidak disangka-sangka sudah memiliki tiga gelar sampai saat ini di umur 28 tahun sekarang," ucap dia.

Kategori :