Arsitek yang ditunjuk untuk mendesain adalah arsitek asal Filipina Leandro Locsin. Arsitektur yang dipilih adalah gabungan gaya Melayu dengan kubah dan arsitektur Islam (lengkungan emas dan kubah) dengan fitur arsitektur Eropa modern.
Salah satu material yang dipakai adalah emas asli pada kubah bangunannya. Lalu, interiornya memakai material premium, mulai dari emas, marmer, granit, sutra dari China, dan kaca dari Inggris.
BACA JUGA:Gedung Parlemen Inggris Akan Direnovasi dengan Anggaran Fantastis, Jangka Waktu 61 Tahun
Istana ini hanya dibuka sekali dalam setahun, yakni selama Hari Raya Idulfitri. Masyarakat Brunei dan wisatawan diperbolehkan masuk ke dalam. Jika ingin melihat dari dekat bangunannya, wisatawan bisa melalui pelayaran di sepanjang Sungai Brunei.
Istana Nurul Iman terakhir kali menarik perhatian saat Brunei Darussalam menggelar pernikahan Pangeran Abdul Mateen dengan Anisha Rosnah pada 2024 lalu. (detik.com/dri)