Layani Jamaah Haji, Arab Saudi Bangun Bandara Baru di Mekkah
Jemaah haji OKI musim haji 2025. Foto: Dok oganilir.co--
MEKKAH, oganilir.co - Pemerintah Arab Saudi akan membangun bandara baru di Kota Mekkah. Rencana pembangunan bandara baru dan sistem metro di Kota Mekkah itu terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Dua proyek strategis ini digagas untuk meningkatkan akses para jamaah haji dan umrah, sekaligus memperlancar mobilitas penduduk di kota suci tersebut.
Dalam wawancara dengan Harvard Business Review Arabia, Saleh Al-Rasheed, CEO Royal Commission for Makkah City and the Holy Sites (RCMC), mengonfirmasi bahwa arah strategis, ekonomi, dan investasi untuk Bandara Mekkah telah resmi disetujui.
“Arah strategis, ekonomi, dan investasi untuk Bandara Mekah telah disetujui,” kata Al-Rasheed.
BACA JUGA:Ikang Fawzi Dukung Sikap Kritis Chiki Fawzi Dalam Penyelenggaraan Haji
Menurutnya, RCMC akan bekerja sama dengan sektor swasta untuk menyusun model investasi terbaik bagi pengembangan bandara tersebut. Bandara ini dirancang untuk melayani warga dan para peziarah tanpa mengganggu kelayakan ekonomi bandara lain di kota sekitar.
Bandara baru untuk jemaah haji dan umrah
Hingga kini, Mekkah belum memiliki bandara internasional yang berfungsi, sehingga jutaan peziarah setiap tahun harus mendarat di King Abdulaziz International Airport di Jeddah, sekitar 100 km dari kota suci.
Topografi Mekkah yang bergunung-gunung selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan fasilitas penerbangan. Namun, pemerintah Saudi telah mulai melakukan berbagai uji coba teknologi baru, termasuk kendaraan udara elektrik otonom pada 2024 untuk kebutuhan darurat dan distribusi peralatan medis.
BACA JUGA:Pemkab Ogan Ilir Gelar Manasik Haji Terintegrasi Tahun 2026
Data dari General Authority for Statistics (GASTAT) menunjukkan bahwa pada musim haji terbaru, Arab Saudi menerima lebih dari 1,5 juta jamaah asing, dan total peziarah mencapai 1,6 juta orang.
Pelaksanaan ibadah haji berlangsung selama lima hingga enam hari pada bulan Dzulhijjah, sementara ibadah umrah dapat dilakukan sepanjang tahun.
Proyek Metro Mecca, desain awal sudah selesai
Selain bandara, pemerintah Saudi juga mempercepat pembangunan Mecca Metro, proyek transportasi massal yang telah lama ditunggu. “Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang terkait,” jelas Al-Rasheed.
BACA JUGA:Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Mantan Menag Ajukan Praperadilan
Kereta metro ini diproyeksikan menjadi tulang punggung mobilitas di kota suci, terutama pada musim haji ketika tingkat kepadatan meningkat drastis.
Sumber:


